Articles by "Google AdSense"
Tampilkan postingan dengan label Google AdSense. Tampilkan semua postingan
Tutorial: Cara Mencegah, Mengatasi, dan Menghindari Bom Klik Google AdSense - Aktivitas Klik tidak Valid (Sah)

Sebagai seorang blogger, sudah sewajarnya bagi kita untuk mau dan/atau bisa bergabung dengan berbagai Komunitas atau Forum Blogger guna meningkatkan ilmu dan pengetahuan Blogging yang dimiliki.

Yang menjadi masalahnya, ketika salah seorang blogger ingin situs webnya di review oleh member-member lainnya; malah dijadikan sasaran empuk untuk di Jingling. Yang sangat disayangkan, adanya serangan Bomb Click pada iklan Google AdSense milik blogger tersebut.

Tahukah sobat bahwa pada faktanya... aktifitas bom klik pada iklan Google AdSense itu sangat berbahaya bagi kelangsungan dari akun tersebut?

Bisa jadi, resikonya ialah akun Google AdSense milik blogger tersebut ditangguhkan (Suspend) atau di hapus secara permanen (Banned) oleh Google secara pihak.

Cara Jitu Mencegah dan Mengatasi Bomb Click Iklan Google AdSense

Berawal dari masalah itulah, di bawah ini SEO Killer Tips ingin mengulas beberapa fakta tentang Google AdSense yang berkaitan erat dengan Aktivitas tidak Valid, Kegiatan yang Tidak Sah, dan Bagaimana Cara Kita Mencegah Aktivitas tidak Valid.

Invalid Activity Google AdSense bukan Hanya tentang Klik Iklan Sendiri


Sebagaimana artikel yang diterbitkan pada laman resmi Google dengan judul Aktivitas tidak Valid, diterangkan bahwa tentang aktifitas tidak valid mencakup namun tidak terbatas:

  • Klik atau tayangan yang dihasilkan oleh penayang yang mengeklik sendiri iklan aktif mereka
  • Tayangan atau klik iklan berulang dari satu pengguna atau lebih
  • Penayang yang menganjurkan agar mengeklik iklan mereka (contohnya dapat mencakup: kata-kata apa pun yang mendorong pengguna untuk mengeklik iklan; penerapan iklan yang dapat meningkatkan volume klik tidak sengaja; dsb.)
  • Alat klik atau sumber lalu lintas otomatis, robot, atau perangkat lunak lain yang menipu

Pada laman yang dimaksud pula, dijelaskan apabila terlihat atau ditemukannya tentang tingginya aktivitas tidak valid pada akun yang dimaksud, Google dapat menangguhkan (Suspend) atau menonaktifkan akun tersebut (Banned).

Google juga menjelaskan secara DETAIL bahwa mereka TAHU kalau ada tindakan-tindakan dari pihak ketiga yang ingin merugikan kita sebagai publisher Google AdSense. Contohnya? Jingling, atau bom klik pada iklan Google AdSense.

Kami memahami mungkin ada pihak ketiga yang melakukan aktivitas tidak valid di iklan tanpa sepengetahuan atau izin Anda. Namun, pada akhirnya, Andalah sebagai penayang yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa aktivitas di iklan Anda valid.

Baca kutipan di atas. Sangat jelas, kan? Apapun dan bagaimana pun situasi dan kondisi yang sobat hadapi saat ini, semua itu akan dikembalikan kepada si pemilik akun tersebut.

Contohnya, sobat mengunjungi situs web Kaskus. Lalu melakukan Bomb Click pada iklan-iklan Google AdSense yang ada di situs web tersebut. Percaya atau tidak, akun Google AdSense pada situs web Kaskus sah-sah saja di Banned oleh Google.

Praktisnya, semua situasi dan/atau kondisi yang terjadi pada saat itu, akan dikembalikan kepada pihak penayang (publisher).

Cara Google Mencegah Kegiatan tidak SAH pada Google AdSense


Meski pun melalui tulisan di atas, dapat disimpulkan seolah-olah Google tidak mau tahu dengan apa yang terjadi; faktanya, sebenarnya Google sangat peduli dengan publisher Google AdSense.

Buktinya, mereka terus mengembangkan teknologi eksklusifnya yang mampu menganalisis klik dan tayangan untuk menentukan, melihat, dan mengecek apakah semua kegiatan yang terjadi adanya kecurangan atau terjadi secara benar-benar alami.

Selain itu, Google juga memiliki tim khusus yang bertugas mendeteksi kegiatan tidak valid dengan cara menggunakan beberapa alat khusus dan beragam teknik berdasarkan pengalaman luas dalam melacak dan memantau perilaku pengguna dan menganalisis skenario.

Untuk keterangan dan informasi lebih lanjut tentang masalah ini, silakan cek artikelnya langsung disini: Kegiatan yang Tidak Sah - Cara Google Mencegah Kegiatan tidak Sah.

Cara Jitu Mencegah dan Mengatasi Bomb Click Iklan Google AdSense


Pada tulisan-tulisan diatas, sudah dijelaskan kalau Google menggunakan metode otomatis (sistem) dan manual (human, manusia) untuk menyingkirkan klik tidak valid.

Meski pun begitu, berdasarkan ketentuan dan kebijakan Google AdSense yang pernah kita baca; kita juga harus tetap mematuhi beberapa larangan di bawah ini, yang mencakup berbagai hal seperti:

  • Tidak boleh klik iklan di situs web sendiri; apapun alasannya dan bagaimana pun caranya; baik disengaja maupun tidak di sengaja
  • Mempelajari dan memahami lalu lintas iklan dengan cara menggunakan dan/atau memanfaatkan Google Analytics dan menerapkan SDK Google Analytics (untuk aplikasi)
  • Jangan menampilkan unit atau tayangan iklan dari pihak penayang (Advertiser) berkualitas rendah -- tidak cocok dengan Google AdSense

Ketiga poin diatas, sebenarnya juga bisa dikategorikan tentang cara mengatasi atau menghindari agar akun Google AdSense tidak di Suspend atau di Banned oleh Google.

Ingat... penggunaan kata istilah atau penerapan teknik BOM KLIK (bahasa inggris: Bomb Click) dikategorikan aktivitas tidak valid oleh Google.

Ada satu lagi tutorial cara agar akun Google AdSense tidak di Banned karena Bomb Click, yakni dengan cara melaporkan bom klik ke Google AdSense secara resmi.

Cara Melaporkan Bom Klik Google AdSense ke Google


Untuk menggunakan tutorial di bawah ini, pastikan bahwa situs web sobat memang benar-benar ditemukan adanya aktivitas tidak valid pada akun Google AdSense sobat.

Contoh kasus aktivititas tidak valid lainnya, semisal RKT atau CTR yang meningkat tajam dari 0,30% meningkat drastis mencapai 8% yang dibandingkan pada hari kemarin dengan hari ini.

  • LOGIN atau Masuk ke akun Google AdSense milik sobat
  • Masuk ke halaman Formulir Kontak Tidak Valid - Bantuan AdSense
  • Silakan isi data-data pada formulir yang dilampirkan
  • Lalu tekan tombol SUBMIT berwarna biru pada laman Support Google tersebut

Untuk mengisi formulir ini harap disesuaikan 100% dengan apa yang terlampir pada akun Google AdSense sobat. Jangan sampai salah mengisi data-data yang sudah ada; baik di Dashboard Google AdSense maupun Google Analytics. Cek gambarnya di bawah ini:


Kenapa Aktivitas tidak Valid harus Dilaporkan?


Pada dasarnya, sistem Google akan bekerja menganalisis dan mendeteksi adanya aktivitas tidak valid; kemudian manusia akan memeriksanya untuk memastikan apakah itu benar atau tidak.

Jika terjadi aktivitas tidak valid akan tetapi tidak sobat laporkan, pihak Google secara pribadi berhak menangguhkan (Suspend) atau menghapus (Banned) akun Google AdSense sobat pada saat itu juga.

Untuk mengakali ini, silakan praktekkan kiat-kiat dibawah ini:

  • Jangan share artikel ke komunitas atau forum blogger (biasanya terjadi di Facebook)
  • Jika sudah terkena sekali, baik Jingling atau pun Bomb Click -- segera tinggalkan komunitas tersebut
  • Sering-sering mengecek Dashboard Google AdSense milik sobat setiap harinya

Nah itu dia langkah-langkah bagaimana cara mencegah dan mengatasi bom klik iklan Google AdSense; serta cara melaporkan bom klik Google AdSense ke Google dengan benar. Ok semoga berguna.*
Tutorial: Cara Membuat dan Memasang Iklan Tautan Teks (Anchor Text) Responsive 10 Baris 5/5 Berdampingan di Artikel Blog

Salah satu fakta menarik tentang Google AdSense adalah kita bisa memodifikasi tata letak atau tampilan dari tayangan iklan Google AdSense tersebut.

Contohnya membuat iklan tautan (Anchor Text) baris yang awalnya hanya 4 buah (2 di kiri, dan 2 di kanan) menjadi 10 buah tautan teks (5 di kiri, dan 5 di kanan).

Masalahnya, untuk membuat jenis iklan seperti ini membutuhkan yang namanya CSS dan HTML tambahan.

Cara Memasang Iklan Tautan Teks AdSense 10 Baris 5/5 di Artikel Blog

Nah... Yang menariknya adalah pada tutorial di artikel ini, kita tidak membutuhkan CSS sama sekali. Yang perlu dilakukan, memodifikasi sedikit HTML dari iklan Google AdSense yang dimaksud.

Cara Memasang Iklan Tautan Teks 10 Baris 5/5 di Postingan Blog


Perlu ditekankan disini ialah tutorial ini bekerja dengan sangat sempurna 100% pada template blogger SEO Kraken. Artikel ini pun berawal dari pertanyaan yang diajukan oleh salah satu pembeli template yang dimaksud.

  • Masuk ke akun Google AdSense
  • Ketuk menu My AdS (Iklan Saya), lalu ketuk Ads Unit (Unit Iklan), tambahkan +Unit Iklan Baru
  • Pilih jenis iklan Iklan Teks & Bergambar
  • Isi nama iklan (terserah)
  • Ketuk tayangan iklan dengan tipe Tautan Respnosive (Ukuran Otomatis)
  • Lalu ketuk tombol Simpan dan Dapatkan Kode

Untuk jenis iklan yang akan digunakan dan/atau yang ditampilkan nantinya, kita menggunakan jenis iklan Google AdSense yang Responsive agar bisa menyesuaikan dengan perangkat Smartphone; sebagaimana algoritma MobileGeddon.

Tutorial dengan gambar, cek gambar di bawah ini:

Cara Memasang Iklan Tautan Teks AdSense 10 Baris 5/5 di Artikel Blog

Pada tahap ini, kalau sobat sudah mendapatkan kode iklan Google AdSense-nya, silakan cocokkan kode data-ad-client dan data-ad-slot yang ada pada iklan AdSense milik sobat tersebut dengan kode dibawah ini:

<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- Judul Iklannya Tertulis Disini -->
     <ins class="adsbygoogle"
     style="display:block;height:250px"
     data-ad-client="ca-pub-94286xxxx"
     data-ad-slot="94xxxx"
     data-ad-format="link"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Yang diartikan mencocokkan dengan kode diatas, maksudnya kode Ca-Pub dan Ad-Slot yang didapatkan tadi.

Cek juga kode diatas, saya menambahkan kode ini: style="display:block;height:250px. Tahu untuk apa fungsi kode ini? Agar iklannya memanjang ke bawah. Makanya, saya katakan bahwa penerapan, pembuatan, dan/atau penayangan iklan Google AdSense 10 baris diatas dibuat tanpa bantuan CSS.

CSS pada dasarnya memberatkan loading blog, tapi pengaruhnya tidak separah atau berpengaruh besar terhadap kecepatan loading situs web. Praktisnya, beratnya ukuran CSS tidak seberat kode HTML dan JavaScript.

Nah kalau dirasa ukuran 250px tersebut tidak cocok dengan template blogger sobat (template blogger selain SEO Kraken), bisa diganti dengan 300px atau 360px.

Cara Memasang Iklan Tautan Teks AdSense 10 Baris 5/5 di Artikel Blog
Contoh Gambar Iklan Tautan Teks Google AdSense

Kalau ingin menempatkan kode iklan di dalam artikel atau di tengah postingan blog, pastikan kodenya di Parse dulu. Silakan Googling, Parse HTML. Hasil kode iklan yang sudah di parse nantinya akan seperti ini:

&lt;script async src=&quot;//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;
&lt;!-- Judul Iklannya Tertulis Disini --&gt;
&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot;
style=&quot;display:block;height:250px&quot;
data-ad-client=&quot;ca-pub-94286xxxx&quot;
data-ad-slot=&quot;94xxxx&quot;
data-ad-format=&quot;link&quot;&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;

Tutorial yang cukup mudah pastinya, cukup Copas kode iklan Google AdSense milik saya; selanjutnya diimplementasikan ke template blogger dan cocokkan dengan kode unit iklan yang sobat miliki saat ini. Ok semoga berguna.*
Penghasilan (Uang) dari Google AdSense termasuk Haram atau Halal? Apa Fatwanya?

Seperti biasa, karena kehabisan ide mau membuat artikel, lantas penulis melakukan Blogwalking ke situs-situs yang masih berkaitan dengan dunia Blogging dan SEO.

Nah ada satu topik yang cukup menggelitik, yang mana Google AdSense dikategorikan HARAM. Apakah benar fatwa bahwa uang dari Google AdSense itu haram? Jika pun haram, apakah ada fatwanya? Shaheh, kah? Siapa yang memberikan fatwa?

Catatan Penting

Google AdSense terbagi dalam 2 kategori yang berbeda. Ada (1.) Google AdSense untuk YouTube (YouTubers/Vlogger), dan ada juga (2.) Google AdSense untuk Blog, Situs/Website.

Karena kategorinya terpecah dalam 2 bagian yang berbeda-beda; maka penulis akan menjelaskannya berdasarkan materinya masing-masing.

Penghasilan (Uang) dari Google AdSense: Haram atau Halal? Apa Fatwanya?

Selain itu, topik artikel ini bisa dikategorikan sensitif, permintaan penulis hanya SATU -- Jangan ada sumbu pendek diantara kita. Para pembaca boleh menambahkan materi-materi yang masih berkaitan, beropini, berpendapat, dan/atau mengkritik yang sifatnya membangun.

Apa Hukum Penghasilan (Uang) dari Google AdSense: Haram atau Halal?


Uang yang kita dapatkan dari Google AdSense, bisa dikategorikan HARAM apabila...

  • Mencuri artikel milik orang lain, -- yang mana konten tersebut mengandung Hak Cipta milik orang lain
  • Memanipulasi, mengedit, atau mengubah isi konten tersebut -- lalu membagikannya ke situs pribadi atau saluran YouTube kita; dan mengakui bahwa konten tersebut merupakan milik kita pribadi
  • Menulis ulang artikel dan/atau mempublikasikannya kembali tanpa menambahkan atau memasang Footnote (Catatan Kaki)
  • Melakukan cara kotor atau menghalalkan segala cara agar penghasilan Google AdSense meningkat; contohnya, Open BW dan Klik Ads (Tahan 5 Menit) Wallahu'alam Bishawab...
  • Menayangkan tayangan iklan yang berbau kemungkaran; seperti halnya tayangan iklan berbau pornografi, riba, perjudian, arak/khamar (air yang memabukkan), dan iklan-iklan negatif lainnya

Penghasilan yang diperoleh dari Google AdSense, bisa dianggap HALAL oleh agama Islam; apabila didalamnya terkandung...

  • Artikel situs atau konten YouTube tersebut merupakan milik kita pribadi; karya kita sendiri, dibuat dengan tangan sendiri, dan atas dasar pemikiran sendiri
  • Jika pun menulis ulang artikel dari situs lain, wajib menyertakan sumber referensi atau catatan kaki (Footnote) sebagaimana Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta pasal 26 dan pasal 44
  • Mengatur tayangan iklan Google AdSense agar tayangan iklan yang ditampilkan benar-benar tayangan iklan yang baik-baik saja (terjauhi dari kemungkaran -- sebagaimana larangan dalam ajaran Islam)

Untuk mengatur tayangan iklan Google AdSense agar tayangan iklan yang ditampilkan benar-benar tayangan iklan yang baik-baik saja, ikuti panduannya disini: Cara Memblokir Tayangan Iklan Google yang Tidak Diinginkan.

Dalam Islam, Islam memiliki aturan tentang Hak Cipta atau Kepemilikan. Sebagaimana yang saya kutip langsung dari akun Facebook Ust. Felix Siauw tentang Hak Cipta:

  • Halal hukumnya memanfaatkan barang-barang bajakan seperti CD, DVD, buku ataupun media lainnya, karena hak cipta hanyalah milik Allah (All rights reserved only by Allah), dan semua ilmu berasal dari-Nya dan Allah telah mewajibkan kita mencari dan menuntut ilmu.
  • Haram hukumnya menjiplak (copycat) dengan merubah isi atau mengklaim karya itu miliknya sendiri atau milik selain yang berkarya. Tidak diperkenankan pula memakai merk (brand) yang sama yang telah digunakan oleh saudara kita yang lain.
  • Haram menganggap ilmu sebagai milik pribadi dan meminta kompensasi darinya. Tapi halal menjual atau meminta kompensasi atas produk hasil intelektual (buku dan CD misalnya). Artinya yang dijual bukan ilmu, tapi produknya.

Sebagai pertimbangan terakhir, bila karya itu adalah karya seorang Muslim yang telah mencurahkan usaha yang tidak sedikit, tentu secara etika tidak pantas kita membajaknya. Dan selagi kita masih memiliki kemampuan, maka belilah produk-produk asli, bukan yang bajakan. Karena tentunya ia akan membantu orang yang berkarya. Juga membantu agar dia bisa terus berkarya untuk ummat.

"Setiap bentuk pelanggaran terhadap hak cipta, merupakan kezaliman yang hukumnya haram," papar Ketua Komisi Fatwa MUI, KH Ma'ruf Amin.

"Tidak boleh membahayakan (merugikan) diri sendiri dan tidak boleh pula membahayakan (merugikan) orang lain." (HR Ibn Majah dari 'Ubadah bin Shamit).

Catatan: Dua kutipan di atas di ambil dari situs Republika tentang Hukum Hak Cipta dalam Islam.

Dalam dunia Blogging pun, suatu blog/situs memiliki ketentuan dan kebijakannya masing-masing; percaya atau tidak, Hak Cipta tertulis jelas pada halaman statisnya; entah itu di laman Disclaimer atau Privacy Policy seperti halnya SEO Killer Tips.

Jika ingin mempublikasikannya ulang, mintalah izin secara baik-baik kepada pemilik konten bahwa sobat ingin menulis (re-write) atau mengedit konten tersebut; lalu membagikannya ke situs atau saluran YouTube pribadi.

Seandainya, apabila seandainya... pada situs tersebut, TEPAT pada laman Disclaimer-nya, pemilik situs mengizinkan Copas artikel dengan catatan menambahkan URL sumber referensi dari situs tersebut, maka PATUHI aturan tersebut. Nah, hukum Islamnya adalah HALAL.

Namun, ingat... tanpa halaman Disclaimer itu pun, sebenarnya kita DIIZINKAN Copas artikel milik orang lain (mencuri tapi tidak mencuri) sebagaimana Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta pasal 26 dan pasal 44.

Namun, masih sekali lagi, "secara etika tidak pantas kita membajaknya" sebagaimana keterangan yang dituliskan oleh Ust. Felix Siauw di atas.

Kesimpulan: Fatwa Halal atau Haramnya Google AdSense


Google AdSense itu HALAL selama cara yang di tempuh, dilakukan dengan cara yang baik-baik dan semestinya; sebagaimana ajaran Islam dan pedoman Google AdSense itu sendiri.

Meski pun Hak Cipta sejatinya telah diatur berdasarkan Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta pasal 26 dan pasal 44; dalam Islam hal itu dilarang. Namun, apabila pemilik konten tersebut mengizinkan tindakan Copas atau Re-write (tulis ulang), maka hukumnya telak menjadi HALAL.

Referensi artikel fatwa halal dan haramnya uang dari Google AdSense ini di kutip dari berbagai sumber terpercaya dan memiliki kredibilitas yang cukup kuat; diantaranya:

  • Hadist Riwayat Ibn Majah dari 'Ubadah bin Shamit
  • Berdasarkan kasus pelanggaran Hak Cipta oleh Hipwee; ditulis oleh situs Kumparan: Hak Cipta Kerikil Sandungan Hipwee
  • http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/fatwa/12/01/25/lyc72l-inilah-hukum-tentang-hak-cipta-dalam-islam
  • https://rumaysho.com/2735-meninjau-hukum-menampilkan-iklan-dari-google-adsense.html
  • Syaikh Sholih Al Munajjid dalam Fatwa Al Islam Sual wal Jawab no. 101806
  • https://www.facebook.com/notes/ustadz-felix-siauw/felix-siauw-on-copyrights-hak-cipta-dalam-islam/10150513666941351/

Nah itu dia fakta dan fatwa bahwa Google AdSense itu HALAL -- selama cara yang ditempuh dilakukan dengan cara yang benar-benar BERSIH. Semoga berguna, salam.*
Arti dan Makna Kata Suspend dan Banned Google AdSense serta Perbedaan antara Penangguhan (Ditangguhkan) dan Banned (Dilarang/Terlarang)

Google AdSense merupakan program periklanan terbaik saat ini. Hampir semua situs web mengandalkan Google AdSense sebagai penghasilan utamanya.

Dimana pun dan kapan pun ada materi pembelajaran tentang AdSense, umumnya para praktisi (pemateri) sering mengucapkan dan/atau menggunakan kata istilah Suspend dan Banned; di Workshop atau Seminar tentang Google AdSense misalnya.

Pengertian Suspend dan Banned Google AdSense serta Perbedaannya

Nah pertanyaan selanjutnya adalah apa perbedaan antara Suspend dan Banned? Lalu apa arti dari Suspend, sedangkan apa itu Banned? Bagi blogger yang masih abu-abu dan/atau bingung tentang perbedaannya, penulis akan menjelaskannya secara ringkas dan detail.

Pengertian Suspend dan Banned Google AdSense serta Perbedaannya


Google AdSense yang di Suspend adalah akun yang ditangguhkan, di tahan, di gantung, dan/atau diberhentikan untuk sementara waktu. Sedangkan Banned adalah akun yang dilarang bermain Google AdSense secara permanen.

Baik itu Suspend dan Banned, sama-sama disebabkan karena kita telah melakukan pelanggaran (kesalahan).

Praktisnya, selama kita tidak melakukan pelanggaran, maka akun Google AdSense akan tetap aman-aman saja; baik dari sisi penangguhan, atau pun larangan bermain Google AdSense secara permanen.

Menurut Merriam Webster, Suspend adalah "to debar temporarily especially from a privilege, office, or function." Artinya, menghalangi sementara waktu dari segala hak akses yang ada; membuat semuanya tidak berfungsi untuk sementara waktu; dan/atau belum ditentukannya (belum diputuskan), -- disebut juga "digantungkan" atau "penundaan".

Nah, bagaimana dengan Banned? Banned (dasar katanya, "Ban") adalah akun yang dilarang bermain Google AdSense untuk selamanya, -- sifatnya permanen, dan tidak bisa dipulihkan.

Menurut Dictionary Cambridge, Ban diartikan "to forbid (= refuse to allow) something, especially officially", atau "to forbid someone to do something or forbid an action".

Perbedaan Google AdSense Suspend (Ditangguhkan) & di Banned (Larangan)


Google AdSense yang ditangguhkan, bisa dikembalikan atau dipulihkan seperti semula; terlepas seberapa lama proses pemulihan akun Google AdSense yang di Suspend tersebut.

Jika suatu akun AdSense telah di Banned (dilarang/terlarang), maka tidak akan ada kata maaf sama sekali. Jangankan niat mau memulihkannya, untuk masuk ke dashboard Google AdSense saja sudah tidak diberikan hak akses lagi.

Dalam beberapa kasus pula, akun AdSense yang di Banned, akun Google+ tersebut pun juga akan dihapus oleh Google secara sepihak.

Dari beberapa paparan materi diatas, sangat diharapkan bagi blogger untuk tidak salah mengartikan, dan tahu membedakan mana yang dinamakan Suspend (ditangguhkan) dan Banned (larangan). Semoga berguna.*

Source:
https://www.merriam-webster.com/dictionary/suspend
https://www.collinsdictionary.com/dictionary/english/suspend
https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/suspend
https://www.thefreedictionary.com/banned
https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/ban
Pengertian Open BW, 20 PV + 1 Ads, dan Tahan 5 Menit Google AdSense dan Perbedaannya

Profesi sobat saat ini sebagai seorang blogger dan/atau penulis online?

Sering main-main ke forum Blogger yang ada di Google+ atau Facebook? Atau tidak pernah sama sekali main-main ke komunitas Blogger?

Dalam beberapa momen, tentu sobat akan melihat atau membaca kalimat Open BW, 20 PV + 1 Ads, dan tahan 5 menit Google AdSense. Nah... arti, makna, dan maksudnya apa ya?

Arti dan Makna Kata Open BW, 20+1 Ads & Tahan 5 Menit Google AdSense


Open BW berarti membuka layanan Blogwalking, artinya jalan-jalan ke situs orang lain -- atau situs milik member lainnya, yang mana member tersebut merupakan anggota dari komunitas Blogger tersebut.

Arti dan Makna Kata Open BW, 20 PV + 1 Ads, dan Tahan 5 Menit Google AdSense

Kalau 20 PV itu, artinya 20 kali membuka artikel dalam sekali kunjungan (Page View). Praktisnya, sekali berkunjung, mereka membuka lalu memilah-milah artikel per artikel sebanyak 20 kali. Hal ini berkaitan erat dengan Bounce Rate, -- buat yang belum paham.

Nah kalau 1 Ads, artinya mengklik iklan; terbebas apakah klik tersebut dianggap valid atau tidak valid (Invalid Click).

Sebagaimana tujuannya, agar klik di anggap SAH oleh Google, maka ditambahkan kalimat, Tahan 5 Menit yang bertujuan agar penghasilan benar-benar di anggap valid, dan pendapatan masuk ke saldo (rekening).

Teknik ini sangat beresiko, bisa-bisa akun Google AdSense sobat di Banned oleh Google. Jika pun ditangguhkan, butuh waktu beberapa bulan lamanya agar akun dikembalikan seperti semula.

Jadi itulah pengertian Open BW, 20 PV + 1 Ads, tahan 5 menit Google AdSense dan perbedaannya. Semoga berguna, dan menambah wawasan dan pengalaman blogger lainnya.*
Tutorial: Cara Jitu Mengatasi Pesan Peringatan Google AdSense karena Konten Menyesatkan, Vulgar, Hacking, Mengerikan, Tembakau, Minuman Berakohol, dan Narkoba

Google melalui laman resminya, Konten Terlarang -- menjelaskan bahwa ada beberapa kebijakan konten yang harus dipatuhi selama mengikuti program periklanan Google AdSense.

Jika "aturan main" ini tidak diindahkan sebagaimana mestinya, maka keamanan akun Google AdSense akan dipertaruhkan, semisal ditangguhkan (Suspend) atau di hapus oleh Google secara sepihak (Banned).

Nah, berhubung artikelnya tentang konten menyesatkan, hari ini penulis mendapatkan peringatan langsung dari Google tentang konten yang menyesatkan. Slowly, bukan SEO Killer Tips yang bermasalah, tapi blog lainnya. Dan syukurnya, sudah teratasi dengan sangat baik dan sempurna!

2 Cara Jitu Mengatasi Peringatan AdSense: Konten Menyesatkan, Vulgar, Hack & Narkoba

Langsung saja, berikut cara mengatasi pesan peringatan Google AdSense tentang konten yang menyesatkan.

2 Cara Jitu Mengatasi Peringatan AdSense: Konten Menyesatkan, Vulgar, Hacking & Narkoba


Ada 2 cara yang bisa kita implementasikan pada kasus seperti ini, (1.) mengedit isi artikel secara menyeluruh, dan/atau (2.) menghapus artikel tersebut di dalam blog secara permanen.

Bagi penulis pribadi, saya lebih memilih mengedit isi artikel secara menyeluruh, tepatnya langkah pertama.

Masalahnya, pada langkah pertama ini memiliki kekurangan, yakni pada Permalink dari artikel tersebut. Jika ada kata-kata "Hack", "Retas", "Judi", dan beberapa kata negatif lainnya pada Permalink, sama saja itu bohong. Namun, selama kata-kata negatif ini tidak ada, bisa diimplementasikan.

Permalink itu seperti apa sih? Ini lho...

https://tipsseokiller.blogspot.com/2016/05/cara-hacccking-pesbukkkk.html

Pada hakekatnya, Permalink ini bersifat permanen, -- tidak bisa diubah atau diganti. Nah, untuk mengakalinya, gunakan fitur Blogger pada Pengalihan Khusus. Lihat gambar di bawah ini:

2 Cara Jitu Mengatasi Peringatan AdSense: Konten Menyesatkan, Vulgar, Hack & Narkoba

Singkatnya begini, artikel yang TERDETEKSI menyesatkan, kita modifikasi -- dalam artian menghilangkan (menghapus) kata-kata negatif. Selanjutnya, Copas isi artikel tersebut, lalu buat artikel terbaru dengan isi yang sama.

Nah, pada tahap ini, gunakan Pengalihan Khusus tersebut, dari Permalink artikel yang bermasalah, diarahkan ke Permalink artikel yang terbaru. Ingat! Pastikan, Permalink pada artikel terbaru ini tidak berisi kata-kata negatif sebagaimana yang sudah dijelaskan pada poin-poin di atas.


Ada pun beberapa masalah menyesatkan lainnya, terbagi dalam beberapa kategori yang diantaranya adalah:

  • Konten vulgar
  • Konten yang berbahaya atau menghina
  • Narkoba dan konten yang terkait dengan narkoba
  • Konten yang terkait dengan minuman beralkohol
  • Konten yang terkait dengan tembakau
  • Konten yang terkait dengan perjudian dan permainan
  • Konten yang terkait dengan perawatan kesehatan
  • Konten hacking dan cracking
  • Halaman yang menawarkan program kompensasi
  • Konten yang menyesatkan
  • Konten yang mengerikan
  • Konten yang terkait dengan senjata
  • Konten yang memfasilitasi pelanggaran hukum
  • Konten ilegal

Itulah cara mengatasi pesan peringatan Google AdSense tentang Konten yang Menyesatkan. Ada hal yang ingin ditanyakan? Silakan, banget...
Tutorial: Penyebab dan Cara Mengatasi Gagal Login pada Akun Google AdSense

Lagi main-main ke forum AdSense Help, ada suatu kasus dimana para publisher tidak bisa masuk ke akun Google AdSense miliknya, lantaran muncul pesan error seperti berikut:

"Looks like this Google account isn't associated with an AdSense account. That's okay. You can either sign in with the Google account associated with AdSense, or sign up for an AdSense account today."

Bagi publisher yang belum pernah mengalaminya, -- termasuk penulis disini, tentu ada rasa kekhawatiran terhadap akun yang kita miliki. Bisa saja diartikan Suspend (ditangguhkan), atau di hapus secara pihak oleh Google (Banned Google AdSense).

Penyebab & Solusi Mengatasi Akun AdSense tidak Bisa di Buka

But wait... Jangan khawatir, setidaknya ada beberapa penyebab mengapa pesan error tersebut muncul ketika kita Login ke akun Google AdSense yang kita miliki.

  • Cache pada Browser yang sudah penuh
  • Pengisian email dan password pada formulir Login yang salah
  • Pengajuan di tolak oleh Google AdSense
  • Blog atau situs sedang dalam masa peninjauan untuk diterima Google AdSense
  • Akun dinonaktifkan oleh Google karena masalah pelanggaran
  • Akun Google AdSense ditangguhkan (Suspend) karena melanggar pedoman, ketentuan, dan/atau kebijakan Google AdSense

Cek laman resminya disini: Pemecah Masalah Info Masuk bagi Pengguna Google!

Penyebab & Solusi Mengatasi Akun AdSense tidak Bisa di Buka

Permasalahan akun AdSense yang ditangguhkan itu dikategorikan penyebab terakhir, karena faktanya yang menjadi penyebab utamanya adalah masalah Cache pada Browser.

Penyebab & Solusi Mengatasi Akun AdSense tidak Bisa di Buka


Berikut cara mengatasi akun Google AdSense yang gagal Login karena munculnya pesan error, "Looks like this Google account isn't associated with an AdSense account. That's okay. You can either sign in with the Google account associated with AdSense, or sign up for an AdSense account today."

  • Hapus Cache pada Browser (Tips yang Paling Diutamakan!!!);
  • Pastikan apakah AdSense sudah di terima atau tidak (jika belum diterima, wajar apabila pesan tersebut muncul);
  • Apakah akun Google AdSense terkait (sudah dikaitkan) dengan blog atau situs yang dimaksud? Jika belum, kaitkan! - Cara Otorisasi Situs;
  • Apakah sobat Login 2 akun Gmail dalam waktu bersamaan?
  • Akun Google AdSense dinonaktifkan, atau benar-benar ditangguhkan! Ajukan banding, segera mungkin...

ZaneX, salah satu pengguna Google yang tergabung di Product Google mengatakan, "Clearing the cache worked for me. Thanks everyone!" Dia hanya perlu membersihkan Cache, lalu semuanya kembali Normal. Nah, jangan takut! Semoga bergona...

Source:

https://productforums.google.com/forum/#!topic/adsense/WwhmNsE7R2w
https://forums.digitalpoint.com/threads/login-problem-for-asense-account.2766889/
Tutorial: Solusi, Penyebab dan Cara Mengatasi Google AdSense Ditolak karena Terkait dengan Email Lain

Pada laman kelayakan berpatisipasi di Google AdSense, dijelaskan bahwa akun tidak boleh terkait dengan email lain. Jika pun terpaksa, maka harus melewati permohonan/pengajuan terbaru yang terbilang rumit.

Sebenarnya, solusi "terpaksa" yang saya maksudkan di atas itu sangat rumit karena harus melewati beberapa langkah yang tergolong susah dipahami, apalagi dilewati, -- teruntuk khusus blogger (publisher) pemula.

Sebelum masuk ke inti artikel, sebaiknya kita harus mengetahui terlebih dahulu seperti apa email Google tentang "Status Permohonan AdSense Anda" tersebut.

4 Cara Jitu Mengatasi AdSense di Tolak karena Terkait Email Lain

Status permohonan AdSense Anda

Terima kasih atas minat Anda terhadap Google AdSense. Sewaktu meninjau permohonan Anda, kami menemukan bahwa informasi akun Anda cocok dengan akun AdSense yang saat ini disetujui yang terkait dengan xxxx...@gmail.com.

Karena Kebijakan Program AdSense kami tidak mengizinkan lebih dari satu akun, saat ini kami tidak dapat menerima permohonan baru Anda.

Jika tidak dapat mengakses akun Anda yang disetujui dengan xxxx...@gmail.com, ikuti langkah-langkah di pemecah masalah proses masuk kami. Jika Anda tidak dapat memperoleh kembali akses ke akun Anda dalam proses tersebut, Anda akan menemukan opsi untuk menghubungi kami. Selanjutnya, kami akan bekerja sama dengan Anda untuk mengakses akun menggunakan info masuk yang Anda inginkan.

Jika Anda membutuhkan lebih dari satu akun AdSense, harap lihat artikel bantuan ini untuk panduan selengkapnya tentang cara mengirimkan lebih dari satu permohonan.

Jika ingin menambahkan xxxx@gmail.com sebagai info masuk ke akun yang disetujui, Anda dapat melakukannya dengan mengikuti langkah-langkah ini.

4 Cara Jitu Mengatasi AdSense di Tolak karena Terkait Email Lain

Oke sudah mendapatkan gambarannya? Sesuai dengan isi email yang didapatkan, bukan? Baik, langsung saja ke pemecahan masalahnya; tentang solusi, penyebab dan cara mengatasi akun Google AdSense yang di tolak karena terkait dengan akun lain.

4 Cara Jitu Mengatasi AdSense di Tolak karena Terkait Email Lain


1. Daftar Google AdSense Dua Kali dalam Satu Akun Email


Dalam beberapa masalah, biasanya hal ini terjadi lantaran email yang digunakan telah didaftarkan ke Google AdSense melalui blog A, tapi sobat daftarkan lagi ke Google AdSense dengan blog B.

Terjadi duplikat atau "dua kali" pendaftaran dalam satu waktu, kan? Jadi, tidak ada yang salah dengan Google.

Untuk mengakali hal ini, saya sendiri kurang tahu. Beberapa praktisi AdSense, menyarankan untuk membatalkan Google AdSense. Saya sendiri belum pernah melakukannya, agak was-was rasanya ketika membatalkan AdSense yang sudah ada.

Solusi terbaik pada nomor satu ini, tunggu.

Tunggu pemberitahuan apakah akun tersebut di terima oleh Google AdSense atau ditolak. Jika di terima, alhamdulillah. Jika tidak, tergantung sobat bagaimana kelanjutannya.

2. Menggunakan Nama, Alamat, Identitas, atau KTP yang Sama


Percaya atau tidak, menggunakan identitas yang sama seperti nama, alamat, tanggal lahir, dll pun menjadi masalah munculnya pesan, "AdSense di Tolak karena Terkait Email Lain."

Usahakan, untuk tidak mendaftarkan blog ke Google AdSense dengan identitas yang sama. Solusinya? Saya rasa sobat sudah cukup paham untuk mengakali poin ini.

3. Email A dan Email B yang Saling Berkaitan (Integrasi)


Beberapa blogger -- termasuk saya, mengutamakan keamanan akun emailnya agar tidak hilang, karena alasannya email tersebut terintegrasi dengan hal-hal penting lainnya seperti tugas kuliah, kantor, dan seterusnya.

Karena niatnya tidak ingin kehilangan akun email, biasanya akan mengisi seluruh formulir pembuatan akun email; semisal Email Recovery, Phone Number, dan Verifikasi dalam 2 Langkah.

Begini, jika email A sudah di anggap SAH sebagai publisher Google AdSense, sedangkan email B digunakan sebagai Email Recovery padahal email B akan didaftarkan ke Google AdSense, nyatanya... inilah yang menyebabkan munculnya pesan peringatan, "AdSense di Tolak karena Terkait Email Lain."

Pastikan, email A dan email B tidak saling terintegrasi dalam bentuk apapun; baik nomor Hp-nya, email perbaikan, dan seluruh informasi yang ada.

4. Mendaftarkan Akun Google AdSense dengan Perangkat yang Sama


Google itu perusahaan terbesar di dunia, dan bahkan untuk urusan perkembangan Internet, merekalah juaranya.

Praktisnya begini, sistem Google akan menetapkan bahwa satu IP dan Mac Address perangkat yang digunakan, akan dikaitkan secara otomatis untuk satu buah akun Google AdSense.

Jadi, satu IP dan Mac Address hanya untuk satu akun Google AdSense; tidak boleh lebih dari pada itu.

Persoalan, masalah, atau solusi menghapus Cache browser yang digunakan? Saya yakin, itu tidak mempan. Cara terbaiknya adalah dengan mengunjungi warnet-warnet terdekat, dan manfaatkan sebaik mungkin. True? Ya.

Masih berkaitan dengan "perangkat yang sama", saya pernah menyinggung persoalan AdSense yang kasusnya nyaris sama dengan poin ini, tentang Apakah akun Google AdSense Aman digunakan di Komputer yang Berbeda.

Tutorial Tambahan: Mengganti Admin Blog (Permissions Admin)


Jujur, poin terakhir ini hanya dugaan saya saja. Namun, bisa saja, penyebab munculnya "AdSense di Tolak karena Terkait Email Lain" dikarenakan masalah Permissions Admin.

Contohnya begini, sobat punya blog A dan B. Blog A sudah di terima Google AdSense, dan yang didaftarkan saat ini adalah blog B. Tiap-tiap blog memiliki adminnya masing-masing. Di blog B, ternyata ada admin dari blog A yang diizinkan untuk menjadi admin dari blog B tersebut. Bisa jadi ini masalahnya, kan? Jadi, solusi mengatasinya, hapus Permission Admin admin blog A yang ada di blog B tersebut.

Praktisnya, biarkan admin blog B yang menjadi admin dari blog B itu sendiri. Admin blog A mengurus blognya sendiri, begitu juga dengan admin blog B.

Nah itu dia penyebab, solusi, dan tutorial cara mengatasi Google AdSense yang di tolak karena terkait dengan akun email lain. Mau menambahkan?
Kriteria: Ciri-Ciri Blogger Penipu Jual Beli akun Google AdSense dan Cara Mengatasi/Menghindarinya

Selama beberapa tahun terakhir, fenomena praktik penipuan jual beli akun Google AdSense kian makin menjadi-jadi. Setiap harinya, puluhan blogger mengalami kerugian, baik dari segi finansial maupun dari sisi psikologi.

Biasanya, tempat yang paling rawan atas praktik penipuan ini, sering terjadi di forum atau komunitas blogger yang ada di Facebook.

Pertanyaannya, kenapa para blogger ini dengan mudahnya tertipu? Kenapa tidak menggunakan Rekber - Rekening Bersama ketika transaksi dilakukan?

7+ Ciri-Ciri Penipuan Online: Jual Beli akun Google AdSense

Apakah para konsumen ini tidak tahu apa itu Rekber? Atau tidak tahu cara mengatasi dan menghindari blogger penipu jual beli akun Google AdSense?

7+ Ciri-Ciri Penipuan Online: Jual Beli akun Google AdSense


Apapun masalahnya, melalui artikel sederhana ini, saya akan menjelaskan bagaimana ciri-ciri blogger penipu yang menjual akun Google AdSense.

  • Namanya di kenal dan terkenal penipu di berbagai forum/komunitas blogger Indonesia
  • Akun yang di jual murah; entah mau berbohong (menipu), akun Google AdSense hasil dari Bug (siluman), atau penjual memang lagi butuh uang
  • Terkesan memaksa dan meyakinkan bahwa ia (si penjual) adalah orang yang jujur
  • Takut melampirkan identitas diri seperti KTP, STNK, No. Telepon, No. Rekening, NIK, dan KK
  • Gaya penulisan yang muluk-muluk, janji-janji manis, -- bertujuan agar konsumen langsung melakukan transfer sejumlah uang/dana tanpa memikirkan resiko
  • Tidak mau menggunakan jasa pelayanan Rekber (Rekening Bersama)
  • Nama Rekening dan nama penjual yang berbeda; bisa jadi si pelaku meminjam Rekening temannya guna memuluskan tindak penipuan yang akan dilakukan, sedangkan temannya tidak mengetahui hal ini sama sekali
  • Takut melakukan jual beli secara langsung, baik transaksi dana maupun bertukar informasi akun pada saat yang sama -- di kenal dengan istilah Cash On Delivery (COD)

Di antara poin-poin di atas, yang paling penting menurut saya adalah Rekber atau Rekening Bersama. Kenapa? Karena Rekber merupakan satu-satunya cara ampuh dan jitu mengatasi/menghindari blogger penipu jual beli akun Google AdSense.

Rekening Bersama merupakan jasa layanan yang bertugas sebagai perantara antara penjual dan pembeli. Jika ada indikasi, tanda-tanda, atau bau-bau terjadinya penipuan; maka pemilik Rekber akan mengembalikan sejumlah uang kepada pemiliknya.

Saya misalnya, sebagai Rekber antara pihak A dan B yang ingin bertransaksi.

Pada saat transaksi, saya sebagai pihak ketiga akan memegang uang tersebut; di saat yang sama pula, penjual harus mengirim barangnya kepada konsumen. Jika tidak sampai, uang tersebut akan saya kembalikan ke pihak konsumen tersebut.

Namun apabila transaksinya berjalan dengan sukses, saya sebagai pihak perantara harus mentransfer sejumlah uang tersebut kepada pihak penjual sebagaimana ketentuan dan kebijakan yang telah diberlakukan; pemotongan pajak sebanyak 2% misalnya :)

Karena kebetulan saya tergabung diberbagai komunitas blogger Indonesia, sedikit banyaknya saya pernah menjadi saksi kasus penipuan dari kronologi hingga ending-nya. Ada yang ingin ditanyakan? Nggooo...
Tutorial: Tips dan Trik Bagaimana Cara Jual Beli akun Google AdSense yang Aman agar Tidak Dibohongi

Dunia online itu menarik sekaligus menyeramkan. Di Indonesia, ada puluhan juta orang yang menggunakan Internet.

Banyaknya para pengguna Internet, menyiratkan bahwa ada kemungkinan tindakan penipuan atau ketidakjujuran dalam melakukan transaksi, baik dari pihak penjual (produsen/distributor) maupun pembeli (konsumen).

Masih berkaitan dengan dunia online, kali ini izinkan saya untuk menjelaskan berbagai informasi tentang tips jual beli akun Google AdSense yang baik dan benar itu seperti apa.

4 Tips Jual Beli akun Google AdSense yang Aman agar Tidak di Tipu

Karena seperti yang kita tahu selama ini, ada banyak kejadian dan resiko jual beli akun Google AdSense, dan melalui tulisan ini saya akan berbagi cara meminimalisirkan agar tidak di tipu, di tulis khusus untuk blogger pemula.

4 Tips Jual Beli akun Google AdSense yang Aman agar Tidak di Tipu


1. COD - Cash On Delivery


Salah satu tips membeli akun Google AdSense Hosted dan Non Hosted secara aman yang paling direkomendasikan ialah bertemu langsung dengan penjual akun Google AdSense.

Dengan bertemu langsung pula, resiko terjadinya penipuan pun bisa diminimalisirkan sedini mungkin.

Mengapa? Karena dengan begitu, sobat bisa melihat langsung wajah penjualnya bagaimana, dan meminta profil/biodatanya apabila memungkinkan.

Ajak teman sobat, siapa saja, pastikan yang sobat ajak tersebut paham tentang seluk beluk akun Google AdSense; tentang verifikasi email, alamat, pembayaran, dan segala hal lainnya yang berkaitan dengan Google AdSense Account.

Karena kebetulan sudah COD alias bertemu langsung, lakukan transaksi di saat itu juga, dan lakukan perpindahan akun pula pada saat itu pula.

Beberapa hal yang perlu sobat bawa, di ingat, dan diketahui ketika proses transaksi COD; baik posisinya sobat adalah pembeli maupun penjual adalah:


  • Laptop dan/atau Flashdisk (pihak pembeli)
  • Kertas keterangan tentang surat verifikasi alamat atau "Surat Cinta" (apabila ada - pihak penjual)
  • Mengingat kembali semua informasi dan data-data akun Google AdSense yang akan di jual tersebut (penjual)
  • Kartu ATM, KTP, SIM, Kartu Mahasiswa, dan STNK (kedua belah pihak)


Selain itu, ubah atau ganti berbagai data dan informasi seperti (1.) verifikasi dalam dua langkah, (2.) pengalihan akun administrator, dan (3.) informasi pribadi dari akun Google AdSense tersebut.

Tidak sampai di situ, sobat juga harus membatalkan semua Otorisasi Situs yang ada (apabila ada), dan menghapus semua pengaitan yang terjadi, semisal Pengaitan Google AdSense dengan Google Analytics atau pengaitan Joint Venture AdSense.

Apakah sudah selesai? Saya rasa, semua tahap-tahap di atas belum cukup. Ingat, bawa teman sobat apabila sobat kurang mengerti di pengalihan akun Google AdSense ini.

2. Berapa Harga akun Google AdSense Hosted dan Non Hosted?


Guna informasi tambahan, pertanyaannya ialah berapa harga akun AdSense Hosted dan Non Hosted?

Untuk akun tipe Hosted dengan saldo Rp 0,- harganya mencapai Rp 300,000,- (paling mahal). Jika ada saldonya, silakan jumlahkan harga akun dengan isi saldo.

Apabila yang di jual adalah akun Google AdSense jenis Non Hosted, maka harganya adalah Rp 800,000,- kurang lebih, bisa jadi lebih mahal.

3. Akun Google AdSense Siluman atau Asli


Salah satu resiko jual beli akun Google AdSense ialah didapati bahwa akun yang di beli ternyata akun siluman. Perhatikan dan cek keaslian akun Google AdSense tersebut apakah asli atau siluman.

Cara mengetahui dan mengecek akun Google AdSense siluman atau asli, sangat mudah.

Buka akun tersebut, kaitkan dengan Blogger atau YouTube. Jika salah satu diantaranya ada yang gagal, artinya akun Google AdSense tersebut adalah akun AdSense siluman. Namun, apabila keduanya bisa diterapkan, maka AdSense itu asli (alami) -- bukan akun AdSense KW.

4. Menggunakan Rekening Bersama (Rekber) saat Transaksi Jual Beli Google AdSense


Tips sebelum dan setelah membeli akun Google AdSense agar tidak dibohongi penjual akun lainnya ialah dengan mengandalkan Rekber (Rekening Bersama).

Rekening Bersama adalah pihak ketiga yang bertugas memperantarakan sejumlah uang antara pihak penjual dan pembeli guna mengamankan transaksi secara online.

Saya misalnya, sebagai Rekber antara pihak A dan B yang ingin bertransaksi.

Pada saat transaksi, saya sebagai pihak ketiga akan memegang uang tersebut; di saat yang sama pula, penjual harus mengirim barangnya kepada konsumen. Jika tidak sampai, uang tersebut akan saya kembalikan ke pihak konsumen tersebut.

Namun apabila transaksinya berjalan dengan sukses, saya sebagai pihak perantara harus mentransfer sejumlah uang tersebut kepada pihak penjual sebagaimana ketentuan dan kebijakan yang telah diberlakukan; pemotongan pajak sebanyak 2% misalnya :)

Ada yang mau ditambahkan? Itulah tips jual beli akun Google AdSense yang aman agar tidak tidak di tipu, dan cara meminimalisir tindak penipuan transaksi online Google AdSense bagi blogger pemula. Ok semoga berguna.
Tutorial: Cara Menghubungkan/Mengaitkan Akun Google AdSense dengan Google Analytics

Dalam materi pembelajaran Joint Venture Google AdSense, beberapa hal yang tidak boleh dilewati dan dilupakan adalah (1.) Otorisasi Situs, dan (2.) pengaitan akun AdSense dengan akun Google Analytics.

Otorisasi Situs adalah suatu layanan yang tersedia di program periklanan Google AdSense untuk memverifikasi suatu situs yang ingin menggunakan unit iklan dari akun Google AdSense yang kita miliki.

Ketika sebuah URL situs sudah terdaftar di Otorisasi Situs Domain, maka segala hal yang terjadi pada situs tersebut seperti CPC, RPM, BPK, dan segala hal lainnya; akan terdaftar dan di anggap SAH oleh Google AdSense.

Cara Menghubungkan AdSense dengan Google Analytics

Selain itu, tujuan Otorisasi Situs ialah untuk menghindari pencurian unit iklan Google AdSense, kerja sama Google AdSense (JV AdSense), dan bertujuan untuk menghindari adanya aktifitas tidak valid pada BPK atau CPC.

Cara Menghubungkan AdSense dengan Google Analytics


Dalam kasus ini, saya beranggapan bahwa sobat sudah menautkan blog/situsnya dengan Google Analytics. Jika belum, silakan ikuti tutorialnya: Cara Mendapatkan Tracking Code Google Analytics.

Setelah mendapatkan Tracking Code Google Analytics dan menghubungkannya dengan Google Analytics, dalam beberapa hari ke depan, Analytics akan menampilkan berbagai informasi kunjungan pembaca, berbagai sesi, pentalan situs, dan lain-lainnya yang diperoleh dari situs tersebut.

  • Masuk ke Google Analytics > Silakan Masuk atau Login
  • Ketuk Gear dibagian paling bawah (Baca: Admin - Setting)
  • Pilih salah satu Blogspot atau Situs Web
  • Pada sub-menu Buat Properti, ketuk Penautan AdSense
  • Silakan ikuti langkah-langkahnya lebih lanjut, dan klik menu Aktifkan Tautan AdSense
  • Tekan tombol Simpan yang berada di bagian paling bawah, Selesai.

Proses menampilkan data ini membutuhkan waktu kurang lebih 24 jam. Jadi, untuk melihat hasilnya, tunggu barang 1 hari atau kurang lebih dari itu.

Lihat gambar di bawah ini; tentang bagaimana cara mengaitkan atau menghubungkan akun Google AdSense dengan Google Analytics.

Cara Menghubungkan AdSense dengan Google Analytics

Cara Menghubungkan AdSense dengan Google Analytics

Manfaat, fungsi dan tujuan pengaitan atau penghubungan antara akun Google AdSense dengan Google Analytics di atas bertujuan untuk:

  • Menghindari kesalahan klik iklan yang tidak valid
  • Penghasilan yang ditampilkan akan tertata dengan rapi dan baik yang dilakukan secara Real-Time
  • Cocok diterapkan bagi mereka yang membuka jasa JV Google AdSense
  • Alternatif tombol Otorisasi Situs domain yang menghilang di Dashboard Google AdSense

Itulah tutorial cara menghubungkan akun AdSense dengan Google Analytics serta tujuannya, manfaatnya, dan fungsinya. Semoga berguna.*
Apa itu Auto Ads Google AdSense? Pengertian Auto Ads Google AdSense dan Pengaruhnya

Google AdSense sejauh ini merupakan salah satu program iklan terbaik di planet ini. Meski pun ada beberapa alternatif, tidak ada yang secara konsisten mengungguli AdSense dalam hal inovasi, keramahan pengguna, dan pengalaman keseluruhan.

Pada tanggal 21 Februari 2018, tim AdSense meluncurkan iklan Google AdSense Auto Ads untuk semua orang.

Ini adalah salah satu satu inovasi terbesar dari tim AdSense dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, iklan otomatis diharapkan dapat mengubah cara sobat menggunakan AdSense selama ini.

Pengertian Auto Ads Google AdSense dan Cara Memasangnya di Blog

Pada dasarnya, Auto Ads Google AdSense menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang bertugas mengelola penempatan dan pengoptimalan iklan.

Seorang publisher Google AdSense, dalam konteks Google AdSense Auto Ads, berhak melakukan beberapa hal di bawah ini:

  • Global Setting: Menampilkan atau memblokir iklan-iklan tertentu sesuai keinginan
  • Domain-Based Setting: Melakukan konfigurasi iklan apa yang harus ditampilkan berdasarkan Domain dan Sub-Domain tertentu
  • Directory Setting: Menampilkan atau memblokir berbagai iklan berdasarkan direktori tertentu. Misalnya di halaman arsip, artikel, tentang, kontak, dll yang menampilkan iklan dengan unit iklan yang berbeda-beda

Plug and Play, begitu bahasanya. Cukup pasang, lalu biarkan Google melakukan kerjanya, -- di bantu Artificial Intelligence.

Cara Memasang Google AdSense Auto Ads di Blog


Berikut ini beberapa langkah praktis cara membuat dan memasang Google AdSense Auto Ads di blog.

  1. Masuk ke Google AdSense
  2. Pilih menu Iklan Saya > Iklan Otomatis (Auto Ads)
  3. Klik pada Setup Auto Ads, konfigurasikan pengaturan Global sobat
  4. Kemudian aktifkan Google AdSense Auto Ads
  5. Cari kode <head> di dalam template blogger
  6. Copas kode iklan Google AdSense Auto Ads di bawah kode <head>
  7. Simpan perubahan yang terjadi pada tema blogger

Pada dasarnya, kriteria atau ciri-ciri iklan yang ditampilkan Google AdSense Auto Ads mendukung berbagai gaya tampilan atau unit iklan AdSense seperti yang sobat lihat sebelum-sebelumnya.

Contohnya seperti Anchor Text, Vignette, Text & Display, In-feed dan Matched Content Ads.

Pengertian Auto Ads Google AdSense dan Cara Memasangnya di Blog

Jika di rasa penting sekali (JIKA DIRASA), aktifkan semua setelan iklan yang akan ditayangkan seperti Text & Display, In-article ads, dll (tidak direkomendasikan semuanya).

Pengaruh Google AdSense Auto Ads bagi SEO dan Blog


Dibalik inovasinya yang cukup bagus, masalahnya, ada beberapa pengaruh negatif yang diakibatkan dari pemasangan Google AdSense Auto Ads di blog.

  • Tampilan blog akan rusak karena iklan yang ditayangkan, ditampilkan diberbagai tempat secara otomatis
  • Iklan yang Muncul tidak terbatas dalam satu halaman, bisa 8 hingga 12 iklan AdSense
  • Trafik blog akan menurun, sebagaimana tidak nyamannya para pembaca ketika mengunjungi blog/situs sobat (Not User Friendly)
  • Karena iklan yang ditampilkan cukup banyak, maka akan berimbas kepada kecepatan loading blog (lambat/lelet)

Jadi, itulah pengertian Google AdSense Auto Ads, cara memasangnya dan pengaruhnya bagi blog dan SEO.
Syarat terbaru Monetisasi YouTube 2018

Pada tanggal 16 Januari 2018, Google resmi mengumumkan persyaratan kelayakan terbaru pada program partner YouTube.

Untuk channel YouTube yang akan didaftarkan ke Google AdSense harus memenuhi kriteria 4,000 jam waktu tonton dalam 1 tahun terakhir dan memiliki 1,000 subscribers (pelanggan).

Google sengaja memperketat persyaratan monetisasi guna solusi mengantisipasi, mengatasi dan menghindari spammer, peniru identitas dan pelaku kejahatan lainnya sehingga bisa merusak ekosistem YouTube dan Google AdSense serta para kreator video.


Selain itu, diperketatnya peryaratan monetisasi YouTube juga bertujuan agar Google lebih efektif dalam mengidentifikasi kreator yang berkontribusi positif terhadap komunitas dan membantu meningkatkan penghasilan dari iklan mereka.

6+ Pertanyaan seputar Syarat terbaru Monetisasi YouTube 2018


Syarat terbaru Monetisasi YouTube 2018

1. Apakah harus Mencapai 1,000 Subscriber atau 4,000 jam Waktu Tonton dalam 1 tahun terakhir?


Ya, harus. Anda harus mencapai kedua persyaratan terbaru Google AdSense terebut. Jika tidak, program partner YouTube anda akan dihapus pada tanggal 20 Februari 2018.

2. Apakah Persyaratan 4,000 jam Waktu Tonton tersebut adalah Jumlah Total?


Selain memiliki total 1,000 subscriber, channel YouTube anda harus mendapatkan 4,000 jam waktu tonton dalam waktu 12 bulan terakhir guna memenuhi syarat program partner YouTube (YPP).

3. Bagaimana Cara Melihat Statistik Penonton (Viewers) Channel YouTube?


Satu-satunya cara yang bisa anda lakukan adalah menghubungkan (mengaitkan) channel anda dengan YouTube Analytics.

Secara default, laporan yang ditampilkan masih dalam menit. Jadi, ubah atau ganti tampilan channel sehingga menampilkan waktu tonton dalam bentuk jam.

Pada grafik, ketuk menu drop down. Selanjutnya ketuk Bandingkan Metrik, lalu ketuk Waktu tonton (jam).

Jika ingin melihat laporan waktu tonton melalui Creator Studio Klasik, gunakan cara berikut:

1. Login ke Google Account
2. Pada bilah menu kanan atas, ketuk akun anda, lalu ketuk Creator Studio
3. Di sebelah kiri, klik Analytics dan Waktu tonton

Apabila ingin mengaksesnya melalui YouTube Studio Beta, ikuti beberapa langkah dibawah ini:


  1. Login ke YouTube Studio Beta dengan channel yang telah disetujui
  2. Klik Analytics dan anda akan melihat 2 kartu info waktu tonton seperti waktu tonton channel dan tontonan video
  3. Selanjutnya ketuk kartu untuk mendapatkan informasi lebih lanjut


4. Bagaimana Jika Channel YouTube tidak Mencapai Ambang Batas Program?


Channel YouTube yang sebelumnya telah mencapai ambang batas kelayakan baru untuk YPP dan telah disetujui untuk dimonetisasi tidak akan kehilangan akun tersebut.

Meski pun demikian, YouTube berhak menghapus monetisasi dari channel tersebut apabila tidak aktif dan tidak mengupload dan/atau mengirim postingan komunitas elama 6 bulan atau lebih.

Terlepas dari permasalahan YPP, channel YouTube akan kehilangan hak monetisasi apabila melanggar salah satu kebijakan program partner YouTube.

5. Apakah Status Monetisasi Mempengaruhi SERP?


Search Engine Result Page (SERP) adalah hasil penelusuran Google. SERP tidak ada hubungan dengan program partner YouTube setelah Februari 2018.

Selama channel anda tidak terhubung dan/atau tergabung lagi dengan YPP, bukan berarti video anda akan dibatasi dalam penelusuran dan penemuan di hasil penelusuran Google.

6. Bagaimana Jika Program Partner YouTube (YPP) di Suspend?


Jika channel anda ditangguhkan (Suspend), maka channel tersebut akan kehilangan akses ke semua fitur monetisasi yang berkaitan dengan YPP.

Maka dari itu, segera monetisasikan kembali channel YouTube anda yang telah dinonaktifkan dalam rentang waktu 30 hari setelah masa penangguhan.

Untuk keterangan informasi lebih lanjut mengenai permasalah ini, segera akses halaman kriteria monetisasi video YouTube dan ringkasan program partner YouTube.
Pengalaman Google AdSense Blog Dinonaktifkan karena Navigasi Menu Drop Down

Alhamdulillah, salah satu blog saya dinonaktifkan untuk menayangkan iklan Google AdSense karena melanggar kebijakan program AdSense.

Benarkah demikian? Ya, saya akui itu benar.

Tanpa bertanya di forum AdSense atau Komunitas Produk Google pun, saya tahu penyebab dan alasan mengapa iklan Google AdSense saya dinonaktifkan.

Saya sengaja memasang unit iklan tepat dibagian bawah Navigasi Menu Drop-Down yang secara tidak langsung menutupi penayangan iklan Google AdSense. Mengundang Klik, cara kotor hehehe...

Padahal, cara pemasangan tersebut dianggap keliru oleh Google, dan bahkan artikelnya pernah saya buat beberapa waktu yang lalu, Jangan Pasang Iklan Google AdSense dibawah Navigasi Menu Drop Down.

Google AdSense Dinonaktifkan karena Navigasi Menu Drop Down

Berikut email peringatan yang saya dapatkan ketika akun Google AdSense dinonaktifkan oleh Google.

Pelanggan yang Terhormat,
Email ini bertujuan untuk memperingatkan Anda bahwa salah satu situs web Anda saat ini tidak mematuhi kebijakan program AdSense kami, sehingga penayangan iklan telah dinonaktifkan pada situs web Anda.

ID Masalah#: 011110305

Penayangan iklan telah dinonaktifkan untuk:pengertianahlipakar.blogspot.co.id

Laman contoh tempat pelanggaran terjadi: https://pengertianahlipakar.blogspot.co.id/2016/03/definisi-avatar.html



  • Diperlukan tindakan: Periksa kepatuhan semua situs pada akun Anda.
  • Status akun saat ini: Aktif

Penjelasan Pelanggaran
Seperti yang dinyatakan dalam kebijakan program kami, situs yang menampilkan iklan Google harus memberikan informasi yang penting dan bermanfaat bagi pengguna. Pengguna harus dapat menavigasi situs dengan mudah untuk mencari produk, barang, atau layanan yang dijanjikan. Contoh navigasi yang menipu mencakup, namun tidak terbatas pada:



  • Klaim palsu tentang konten unduhan atau streaming
  • Menautkan ke konten yang tidak ada
  • Mengarahkan pengguna ke laman web yang tidak relevan dan/atau menyesatkan
  • Teks pada halaman tidak terkait dengan topik dan/atau model bisnis situs.

Untuk informasi selengkapnya, harap tinjau pedoman kualitas Webmaster Google dan kebijakan program AdSense.

Diperlukan tindakan: Periksa kepatuhan akun

Walaupun penayangan iklan telah dinonaktifkan pada situs tersebut di atas, akun AdSense Anda tetap aktif. Selain itu, ingatlah bahwa tim kami berhak menonaktifkan akun kapan saja, jika kami terus menjumpai pelanggaran.

Hal-hal yang perlu diingat:

URL di atas hanya merupakan sebuah contoh, dan pelanggaran yang sama mungkin terjadi pada laman lain di situs web ini atau di situs lain yang Anda miliki.

Anda harus meninjau semua artikel/pos di situs Anda yang memenuhi kriteria di atas.

Pastikan tidak ada dari artikel/pos ini yang memiliki iklan yang ditayangkan pada laman yang sama.

Pengajuan Banding
Jika Anda ingin mengajukan banding atas penonaktifan ini, Anda bisa menghubungi kami lewat pemecah masalah pengajuan banding di bawah ini dan merujuk pada ID masalah yang tertera di atas. Lihat beberapa Pertanyaan Umum (FAQ) mengenai penayangan iklan yang dinonaktifkan.


--- Pemecah Masalah Banding ---

Terima kasih atas kerja sama Anda!

Hormat kami, Arief Ghozaly
Tim Google AdSense



Google AdSense Dinonaktifkan karena Navigasi Menu Drop Down

Google AdSense Dinonaktifkan karena Navigasi Menu Drop Down

Bagi yang belum tahu, Navigasi Menu Drop-Down adalah Navigasi Menu yang menurun ke bawah secara otomatis apabila Pointer dari Mouse diarahkan ke Navigasi Menu tepat dibagian Sub Menu-nya.

Apakah Akun Google AdSense Aman?


Ya, akun Google AdSense saya aman. Masih aktif, tidak ditangguhkan (Suspend) atau pun dihapus (Banned) oleh Google.

Saya juga masih bisa masuk (login) ke akun AdSense yang saya miliki ini. Di berbagai situs lainnya, unit iklan masih tampil, tidak ada yang hilang sama sekali.

Note: Satu akun Google AdSense, unit iklannya dimana-mana. Jadi, efeknya hanya di satu blog, tidak terkena dampak ke semua blog. Begitulah yang terjadi pada kasus saya kali ini.

Oh iya, saya sudah mengajukan banding karena Google AdSense saya dinonaktifkan.

Seperti biasa, saya harus mengisi form atau kotak pengajuan banding; saya juga harus mengisi berbagai alasan, dan intinya... saya meminta agar dikembalikan seperti semula.

Apakah saya panik? Tentu tidak, karena akun AdSense saya bukan satu, dua atau tiga. Slow(ly) but sure hahahaa....

Nah, berawal dari pengalaman blogging ini, saya harap blogger lainnya lebih berhati-hati dalam memasang dan menempatkan unit iklan Google AdSense.
Cara Verifikasi PIN Google AdSense dengan KTP

Apa alasan dan penyebab PIN Google AdSense tidak sampai ke alamat rumah? Bagaimana cara mengatasi dan memperbaiki masalah PIN Google AdSense yang tidak sampai tujuan?

Problema lama; namun masih saja sering terjadi di kalangan AdSensers di seluruh Indonesia; termasuk saya malam ini.

Alamat rumah sudah benar, lokasinya sudah tepat, kode pos pada posisinya (sesuai lurah, RT, RW); jalan ini, jalan itu, nomor rumah, tetap ae pengiriman PIN AdSense macet.

Sebenarnya, apa sih alasan dan penyebabnya? Kenali dulu penyebabnya, baru kita atasi, Guys.

Penyebab PIN Google AdSense tidak Sampai


#1. Kendala di Kantor Pos

Kantor Pos di isi oleh orang-orang yang ahli bidangnya masing-masing.

Jika suatu waktu kantor Pos mengalami kegagalan atau keterlambatan dalam pengiriman barang, bisa jadi ada suatu hal yang sedang terjadi.

Bisa jadi terjadinya bencana alam, kerusakan transportasi dan lainnya.

Kalau permasalahannya adalah ini; kita sebagai blogger kudu pasrah dan berlapang dada, berharap semoga saja semua persoalan dan masalah bisa diselesaikan dengan segera.

#2. Alamat yang Sangat Sulit Dikunjungi

Jika rumah Anda berada di lokasi yang sulit untuk dijangkau; bisa jadi kurir pengiriman barang kantor Pos tersebut enggan menuju ke rumah Anda.

Bisa jadi mobil boks Pos tidak muat untuk masuk ke dalam Gang tersebut, padahal Gang itu adalah satu-satunya jalan, makanya mereka menunda pengiriman "Surat Cinta".

Kalau jaraknya dari depan Gang sampai ke rumah itu berkisar 100 meter, mungkin kurir ini mau mengantarnya.

Tapi kalau jaraknya sudah melewati 300 meter, belum lagi wilayah-wilayah sekitar hutan, bisa jadi mereka sengaja enggan mengirim si "Cinta", demi keselamatan diri sendiri, maupun barang yang mereka bawa.

Antara percaya atau tidak, masalah ini pernah dihadapi oleh blogger-blogger di luar sana.

Cara Verifikasi PIN Google AdSense dengan KTP

Solusinya? Nitip atau Ubah Alamat ke rumah teman yang lokasi rumahnya PAS di depan Gang, atau rumah saudara (sanak family) di wilayah lain.

Atau, Anda bisa mendatangi langsung kantor Pos terdekat di wilayah Anda. Sila melapor dan keluhkan tentang permasalahan yang Anda hadapi.

#3. Kesalahan dalam Mengisi Alamat Rumah

Dalam beberapa kasus, AdSensers seringkali lupa mengisi alamat seperti RT dan RW serta kecamatan.

Kalau hal-hal sekecil ini Anda lupakan, bisa jadi PIN Google AdSense tidak akan dikirimkan.

Maka dari itu, untuk pengisian alamat rumah, coba gunakan alamat yang ada di Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang Anda miliki.

Cara Verifikasi PIN Google AdSense dengan KTP


Apabila ketiga solusi mengatasi PIN Google AdSense di atas tidak berjalan dengan baik, satu-satunya cara terbaik ialah melakukan Scanning KTP ke pihak Google AdSense secara langsung.

Isi form dengan Nama sesuai KTP, lalu isi ID penayang sesuai dengan ID Google AdSense, lalu foto KTP dalam bentuk File.

Selanjutnya, tap untuk melakukan KIRIM.

Cara Verifikasi PIN Google AdSense dengan KTP

Kalau Anda tidak punya alat Scanning seperti yang saya maksud, Anda bisa mengunjungi beberapa toko fotokopi atau warnet terdekat.

Biasanya, mereka menyediakan printer atau alat-alat sejenis yang mampu melakukan Scanning pada KTP, lalu dibuatkan dalam bentuk File.

Masalahnya adalah langkah verifikasi PIN menggunakan KTP ini tidak semudah yang Anda bayangkan.

Setidaknya, Anda harus melakukan pengajuan permintaan PIN sebanyak 3 sampai 4 kali sebelumnya dan Anda GAGAL, barulah formulir permintaan verifikasi PIN menggunakan KTP ini bisa Anda gunakan.

Lihat gambar di bawah ini:

Cara Verifikasi PIN Google AdSense dengan KTP

Formulir tersebut akan muncul ketika waktunya tiba.

Namun, bagaimana pun juga, verifikasi menggunakan KTP ini tergolong sangat ampuh.

Buktinya, ada begitu banyak tulisan-tulisan di Forum yang mengatakan kalau sekalinya Anda melakukan verifikasi PIN dengan KTP, akun AdSense langsung di verifikasi.

Selanjutnya, Anda tidak perlu lagi melakukan verifikasi. Semoga berguna...
Penyebab Iklan Google AdSense Kadang Muncul, Kadang Hilang

Apa sih penyebab iklan Google AdSense kadang ada, kadang hilang?

Dalam beberapa hari terakhir ini, blog seo killer sudah mengganti 4 kali template blogger dengan rincian 2 hari per template.

Template-template blog yang saya maksud ialah Infinite Premium Blogger Template, MagOne Premium (Sneeit), dan yang terakhir adalah Sang SEO Premium.

Dari kejadian tersebut, awalnya saya berasumsi kalau keseringan ganti template blog membuat iklan AdSense kadang muncul dan kadang hilang.

Ternyata, asumsi saya itu SALAH. Pertanyaannya, apa yang menjadi penyebab iklan Google AdSense kadang ada, kadang hilang yang sebenarnya?

Baca Juga: Kesalahpahaman tentang Google AdSense tipe Hosted

Penyebab Iklan Google AdSense Kadang Muncul, Kadang Hilang


Dari hasil observasi yang saya lakukan... ternyata, ada 2 faktor yang menyebabkan tayangan iklan AdSense kadang ada dan kadang tidak ada di blog.

#1. Pertama, Kekayaan Kosa-Kata di Dalam Artikel

Yang pertama adalah kekayaan kosa-kata di dalam postingan blog tersebut.

Contohnya, Anda membuat postingan tentang kue. Biasanya, postingan seperti tutorial membuat kue hanya memiliki kosa kata yang tidak begitu banyak.

Di sini saya berasumsi kalau Anda ingin iklan AdSense muncul di blog Anda sendiri, maka kosa-kata yang wajib diadakan di dalam konten tersebut adalah sebanyak 100 kata yang berbeda-beda.

Namun, apabila kata-kata yang berbeda tersebut di bawah angka 100, iklan AdSense tidak muncul.

Saya sudah membuktikannya sendiri, ternyata fakta!

Penyebab Iklan Google AdSense Kadang Muncul, Kadang Hilang

Baca Juga: Tombol Back to Top Menurunkan Penghasilan AdSense

Pernah main ke situs-situs Sinonim, Akronim atau Antonim, Gan? Itu setiap artikel yang diterbitkan tergolong sangat-sangat singkat; tapi iklan AdSense-nya tetap muncul.

Sebenarnya sih saya penasaran, kok bisa gitu yaaa... Apa mungkin artikelnya sudah ribuan makanya AdSense mengecualikan situs-situs seperti situs web Sinonim, Akronim atau Antonim tersebut?

#2. Kedua, Program Periklanan Google AdWords sedang Sepi

Bisa dikatakan, Google AdWords adalah perantara antara kita sebagai Publisher AdSense dengan pemilik perusahaan yang mempromosikan bisnisnya melalui AdWords.

Ketika AdWords sedang sepi, maka otomatis Query-nya pun juga sepi.

Sebaik, serapi dan sebagus apa pun tulisan yang Anda buat, kalau Query artikel blog Anda tidak ada hubungannya dengan Query dari program periklanan AdWords, maka jangan harap iklan Google AdSense akan muncul di blog Anda.

Baca Juga: Fakta Aneh Google AdSense dan Forum Kaskus

Catatan:

Ini sih pendapat saya ya, Gan. Jangan di ambil pusing.

Untuk kebenaran lebih lanjutnya, nggak ada salahnya Anda untuk mencoba-cobanya di blog sendiri.