Articles by "Tips SEO"
Tampilkan postingan dengan label Tips SEO. Tampilkan semua postingan
Rahasia SEO: Tutorial Cara Optimasi SEO Gambar di Artikel/Postingan Blogspot

Dalam penulisan dan/atau pembuatan artikel, gambar sangat berperan penting guna meningkatkan kualitas sebuah postingan di dalam blog tersebut.

Contohnya gambar ilustrasi, seringkali diartikan sebagai visualisasi yang bersifat sekaligus suatu peristiwa. Selain itu, gambar juga dapat mendeskripsikan sebuah artikel secara ringkas -- meskipun, terkadang tidak jelas apa yang dimaksudkannya.

Gambar adalah apa yang pertama kali dilihat oleh para pembaca; jika gambarnya menarik, maka artikel pun akan dibuka, -- tentunya di dukung dengan judul artikel yang menarik pula.

Rahasia SEO: 3 Cara Optimasi SEO Gambar di Postingan Blogspot (Pejwan)

Masalahnya, sebagus-bagusnya gambar, tidak akan berdampak signifikan apabila tidak dioptimasikan sebaik mungkin. Optimasi yang bagaimana sih? So, saya akan menjabarkan bagaimana cara menggunakan SEO pada gambar di postingan blogspot.

Rahasia SEO: 3 Cara Optimasi SEO Gambar di Postingan Blogspot (Pejwan)


1. Membuat Gambar Artikel dengan Teks: Sama dengan Judul Postingan


Sample yang paling mudah untuk dipahami disini adalah artikel yang sedang sobat baca kali ini. Lihat gambar utamanya, berupa teks, kan? Kenapa saya buatkan begitu?

Itu adalah salah satu strategi SEO pribadi saya; sengaja gambarnya saya buat demikian, agar para pembaca dapat membuka artikel saya langsung, TEPAT ketika pengguna (calon pembaca/pengunjung) melihat-lihat gambar di pencarian Google.

Rahasia SEO: 3 Cara Optimasi SEO Gambar di Postingan Blogspot (Pejwan)

Di atas adalah contoh studi kasus yang saya maksudkan. Sudah paham, kan? Kalau dipikir-pikir, lumayan berpengaruh terhadap trafik organik, kan?

Memang sih gambarnya simple, sederhana, dan tidak neko-neko. Tapi, pengaruhnya terhadap Organic Traffic, cukup lumayan. Dan hasilnya untuk saat ini, cukup signifikan!

2. Cara Menyimpan dan/atau Mengupload Gambar ke Postingan


Setelah sobat membuat gambar dengan teks (No. 1 diatas), baik hasilnya dalam format JPG, PNG, JPEG, GIF, dan seterusnya; pastikan sobat tahu cara menyimpan gambarnya.

Simpan gambar dengan nama kata kunci! Contoh, judul artikelnya, "Cara membuat Kolak Dingin." Maka, nama gambar yang akan disimpan nantinya, kurang lebih seperti ini, "tutorial-cara-membuat-air-kolak-dingin-enak-banget-bulan-ramadhan."

Sepele? Banget. Pengaruhnya ke SEO, gimana? Luar biasa.

3. Memasang atau Menambahkan Atribut Title Text dan Alt Text


Jika dirasa langkah No. 1 diatas berguna dan ingin sobat terapkan di blog pribadi, perhatikan bahwa sobat juga harus menambahkan atribut Title Text dan Alt Text pada gambar tersebut.

Atribut ini nantinya akan mengarahkan gambar kita untuk muncul di hasil pencarian Google sebagaimana contoh No. 1 diatas.

Karena kebetulan saya menggunakan platform Blogspot sebagai media blogging saya, cara memasang atribut Title Text dan Alt Text di gambar sebagai berikut:

  • Masukkan gambar seperti biasa, lalu atur tata letaknya sedemikian rupa;
  • Ketuk gambar sekali, secara otomatis akan muncul Bar atau sederetan Anchor Text seperti Small, Medium, Left, Center, Add Caption, Remove, dan seterusnya;
  • Pilih Properties, silakan masukkan kata kuncinya, kemudian ketuk OK dan selesai.

Cara memasang kata kuncinya gimana? Bagaimana pun caranya, boleh, asalkan harus relevan dengan isi artikel. Biar enggak bingung, masukkan saja kalimat atau judul dari postingan tersebut. Lihat gambar di bawah ini:

Rahasia SEO: 3 Cara Optimasi SEO Gambar di Postingan Blogspot (Pejwan)

Nah cukup mudah untuk diterapkan, ya? Tidak ada yang sulit kok mempelajari strategi dan teknik SEO...

Praktisnya Begini...


Pertama, buat dulu gambarnya dengan teks. Lalu simpan sebagaimana tutorial No. 2 diatas. Selanjutnya, upload ke dalam bagan artikel, dan jangan lupa pasang atribut Title Text dan Alt Text.

Dalam beberapa hari pertama, memang efeknya tidak terasa. Namun, sebulan kemudian, pengaruhnya bagus untuk SEO; baik dari segi Organic Traffic (RKT SERP), maupun dari segi penilaian terhadap peringkat artikel di halaman pertama Google.

Percaya atau tidak, silakan implementasikan tutorial diatas di blog pribadi sobat. Strategi di atas, sudah saya implementasikan di semua situs-situs yang pernah saya buat, dan hasilnya cukup lumayan dan sangat signifikan.

Seperti yang kita tahu, tidak mudah mendapatkan Organic Traffic dari Google; dan anggap saja, strategi ini sebagai "batu loncatan" untuk meraih trafik organik secara maksimal. Ok semoga berguna.
Fakta Terbaru Google: Indikator 'Secure' HTTPS di Hapus oleh Google

Sebelumnya penulis pernah menjelaskan kalau HTTPS berperan penting dan berpengaruh besar terhadap SEO suatu situs. Sayangnya, HTTPS akan di hapus oleh Google.

Sebenarnya, kata "di hapus" bukan kata yang tepat untuk menggambarkan "masalah" ini, hanya saja di buat menjadi lebih sederhana dari sebelumnya.

Di mulai dari Google Chrome versi 69, -- tepat di rilis pada bulan September 2018 mendatang, situs yang sudah menggunakan standart HTTPS tidak akan menampilkan tulisan "Secure" berwarna hijau lagi di bagian Address Bar, akan tetapi masih ada ikon gembok.

Indikator 'Secure' HTTPS di Hapus oleh Google, Kenapa?

Sebagaimana di kutip langsung dari Makemac, pada versi kelanjutannya, yakni Google Chrome versi ke 70, ikon gembok tersebut pun akan di hapus.

Untuk situs yang belum menggunakan standart HTTPS, Google Chrome akan menandakan website tersebut dengan cara menampilkan tulisan "Not Secure" dengan warna merah di bagian Address Bar.

Indikator 'Secure' HTTPS di Hapus oleh Google, Kenapa?


Nah apa alasan dan penyebab kenapa indikator HTTPS di Google Chrome di hapus oleh Google?

Tujuannya ialah agar tampilan Chrome tampak lebih minimalis. Dan sebagaimana anjuran para praktisi webmaster, sudah seharusnya semua situs web menggunakan protokol jaringan internet HTTPS agar lebih aman dikunjungi oleh para pembaca, dan mencegah adanya ancaman Internet dari luar.

Jika blog sobat belum dialihkan ke HTTPS, segera alihkan saat ini juga. Ikuti instruksi atau langkah-langkah cara migrasi blog dari HTTP ke HTTPS disini!

Bagi sobat -- Blogger atau penulis Online, yang menggunakan Blogger sebagai media Bloggingnya, fitur HTTPS dapat diaktifkan di Setelan atau Pengaturan Blogger. Ok semoga berguna.
Cara Migrasi Blog dari HTTP ke HTTPS di Blogspot: Mengubah/Mengganti HTTP menjadi HTTPS!

Sudah dua kali SEO Killer berbagi posting tentang Efek dari Perubahan HTTP ke HTTPS (2016) di Blogspot, dan Efek dari Migrasi HTTP Menjadi HTTPS di Blogspot (2018).

Inti dari kedua artikel tersebut ialah tentang pengaruh apa yang akan terjadi pada blog, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dari sisi tampilan blogspot, maupun dari segi SEO.

Jika ada yang bertanya, "Apakah HTTPS itu bagus untuk SEO?" Jawabannya adalah, "Iya, sangat bagus dan rekomendasi." Bahkan, blog saya ini sudah dialihkan ke HTTPS.

Cara Migrasi Blog dari HTTP ke HTTPS di Blogspot

Kenapa blog harus di Redirect dari HTTP ke HTTPS? Tujuannya untuk meningkatkan otorisasi situs, memperkuat SEO, memperbaiki peringkat (ranking) artikel dan blog di halaman pertama Google.

Jika sobat tertarik dan ingin mencobanya, berikut tutorial cara mengubah/mengganti alamat blog dari HTTP ke HTTPS di blogspot.

Cara Migrasi Blog dari HTTP ke HTTPS di Blogspot


Pada langkah pertama, yang harus dilakukan adalah mengubah pengaturan HTTP ke HTTPS di Blogger.

  • Masuk ke Blogger > Setting
  • Pilih Dasar > Scroll ke bawah > AKTIFKAN pengalihan dari NO menjadi YES

Selanjutnya adalah melakukan modifikasi pada isi dalam template blogger.

Pada tahap ini, silakan cek satu per satu URL dari pihak ketiga yang ada di dalam template blog.

  • Cari alamat situs dari pihak ketiga
  • Salin (Copy) URL
  • Buka atau akses URL tersebut pada halaman baru Browser

Jika URL situs pihak ketiga ini sudah mendukung HTTPS, maka ubah URL yang ada di dalam template blogger tersebut menjadi HTTPS.

Namun, apabila ada salah satu URL situs pihak ketiga ini belum mendukung HTTPS, jangan di ubah ke HTTPS. Tapi tetap dipertahankan pada HTTP.

Daftar Ulang Situs ke Search Console


HTTP dan HTTPS adalah dua jenis protokol jaringan yang berbeda. Mereka tidak sama. Bahkan, Console Google menganggapnya berbeda -- tidak sama sekali.

Oleh karena itu, jika suatu blog sudah dialihkan ke HTTPS, maka sobat harus mendaftarkan kembali situs sobat tersebut ke Search Console -- Google Webmaster Tool. Juga berlaku untuk Bing, Yahoo, dan Yandex apabila sebelumnya pernah didaftarkan.

Perhatikan beberapa langkah di bawah ini:

  • Properti verifikasi HTTP yang lama di Search Console, jangan di hapus (pertahankan dulu saat ini)
  • Silakan lakukan verifikasi HTTPS di blogspot (Silakan Replace kode Meta Tags dari Google yang lama - HTTP)
  • Lakukan Submit a Sitemap, lakukan pula Fetch as Google pada artikel (semuanya!)
  • 2 hari setelah melakukan verifikasi HTTPS, silakan hapus Properti versi lama yang masih HTTP

Sampai disini, apakah sudah selesai? Belum. Apa yang harus dilakukan selanjutnya?

Mengedit Posting Satu per Satu


Terlepas dari masalah apakah artikelnya masih puluhan, ratusan atau ribuan; sebuah situs yang menautkan tautan situs di dalam postingan, harus mengubahnya dari HTTP ke HTTPS.

Pernah pasang Internal Link (tautan situs) seperti "Baca Juga...." di postingan blog? Ganti tautan situs tersebut, yang awalnya HTTP menjadi HTTPS.

Pada hakikatnya, tautan situs tersebut memang akan di Redirect secara Otomatis - dari HTTP dialihkan otomatis ke HTTPS.

Namun, Google menekankan bahwa alangkah baiknya apabila tautan tersebut di edit satu per satu. Memang melelahkan tapi berdampak besar pada kesuksesan SEO dari situs tersebut.

Pengalihan HTTP ke HTTPS Berdampak ke Trafik Organik


Sedikit banyaknya, mengubah atau mengganti HTTP menjadi HTTPS berdampak ke trafik organik.

Pernah melakukan Custom Domain? Nah, itulah yang akan dirasakan. Awalnya akan kehilangan trafik organik dalam beberapa hari ke depan.

Namun, begitu situasinya sudah stabil, peringkat (ranking) artikel maupun blog akan lebih mudah di halaman pertama Google.

Iklan AdSense menghilang setelah di Redirect ke HTTPS? Atau punya beberapa pertanyaan? Ajukan di kolom komentar. Itulah cara migrasi blog dari HTTP ke HTTPS di Blogspot yang benar dan tepat.*
Cara Optimasi SEO Postingan, Konten/Artikel dan Blog Sekaligus

SEO itu luas, saking luasnya banyak yang belum paham tentang bagaimana cara optimasi SEO pada artikel dan blog sekaligus.

Pada judul postingan kali ini ada kata, "Blogger Pemula" bukan berarti saya ahli dan pakar banget di bidang SEO. Postingan ini guna menambah dokumen, database, atau memperkaya artikel-artikel lainnya yang berkaitan dengan Teknik SEO.

Selain itu, tujuannya sebagai pembelajaran bagi blogger-blogger yang baru saja bergabung di dunia blogging :)

2 Cara Optimasi SEO yang Tidak Diketahui Blogger Pemula

Beberapa cara optimasi SEO di bawah ini jarang diketahui blogger pemula, tapi sudah menjadi "makanan" sehari-hari bagi blogger senior.

2 Cara Optimasi SEO yang Tidak Diketahui Blogger Pemula


1. Mengedit Konten Blog


Mengedit atau mengubah isi artikel blog adalah salah satu cara optimasi SEO untuk artikel situs. Beberapa hal yang bisa sobat lakukan diantaranya:

  • Memperbaiki struktur kata dan kalimat yang berhubungan dengan kata kunci yang pernah digunakan di dalam postingan blog
  • Mengubah (mengganti) deskripsi artikel agar lebih relevan dengan isi artikel
  • Pemeriksaan terhadap Broken Link atau tautan situs (Anchor Text) yang rusak sehingga meminimalisirkan kerusakan error URL pada Google Search Console
  • Merubah Anchor Text dengan artikel-artikel yang saling relevan (bagus untuk Sitelink Google)

Selain itu, tujuannya juga menambahkan beberapa materi yang berkaitan dengan isi artikel tersebut.

Mungkin selama ini sobat sering blogwalking dan menemukan materi baru, dan ternyata artikel yang dimaksud (padahal materinya sama) tidak memiliki materi terbarunya.

Nah, ini adalah kesempatan sobat untuk mengedit konten tersebut dan menambahkan materinya.

2. Membagikan Konten ke Sosial Media


Secara garis besar, artikel yang dibagikan ke sosial media tidak mempengaruhi ranking artikel dan blog sobat. Pengaruhnya, kecil banget.

Trafik blog bukan hanya didapatkan dari teknik SEO On Page. Mendapatkan trafik, bisa juga dilakukan dengan cara berbagi artikel ke sosial media selayaknya SEO Off Page.

Berbagi artikel ke sosial media seperti Facebook atau Twitter sebenarnya mempengaruhi Otorisasi Situs.

Jika sobat tidak tahu apa itu Otorisasi Situs, silakan dipelajari lebih lanjut: Pengertian Domain Authority dan Page Authority Situs.

Sangat mudah, kan? Mudah banget tapi prosesnya membutuhkan waktu berbulan-bulan.

Ketika artikel ini diterbitkan, semua gambar yang ada di dalam blog ini hilang semua, kan? Itu karena saya menjalakan praktek SEO pada No. 1 di atas. Ok semoga berguna.*
Tutorial Cara Mendapatkan dan Memasang FB Admin ID & FB App ID

Posting ini merupakan dokumen/file tambahan tentang bagaimana cara setting template blogger SEO Kraken, SEO high CTR Google AdSense.

Posting ini pula sebagai bahan media dokumentasi tentang dunia blogging, yang barangkali berguna bagi sobat di suatu hari nanti.

Oh iya... di dalam theme-nya, ada Meta Tags SEO Killer yang telah disematkan, -- yang merupakan All in One SEO Pack for Blogger Blogspot terbaru untuk saat ini (2018).

Tag Meta dengan jenis All in One SEO Pack merupakan jenis Tag Meta SEO terbaik yang pernah ada di muka bumi, paling update, dan terbaik di antara yang terbaik.

Dan... All in One SEO Pack sudah terpasang dengan sangat baik di dalam SEO Kraken blogger theme! ;)

Pengertian dan Fungsi Open Graph Facebook


Open Graph Facebook adalah sebuah kode HTML khusus yang bertugas menampilkan bagaimana konten itu ditampilkan ketika di share ke Facebook.

Mungkin sobat agak merasa heran ya ketika melihat sebuah artikel atau situs dibagikan ke Facebook, judulnya apa, artikelnya apa, dan gambar serta deskripsinya apa, semuanya tidak nyambung.

Itu dikarenakan karena situs web tersebut tidak menggunakan HTML khusus Open Graph Facebook.

Nah pengaturan situs web yang telah terpasang Open Graph Facebook, akan mengatur tampilan artikel ketika di share di Facebook; dimulai dari gambar artikel, snippet (summary text, atau ringkasan artikel) serta judul artikel tersebut.

Oh iya... kodenya cukup banyak, beda kode beda pula fungsi dan/atau tugasnya. Sobat bisa mencari referensi terkait kode ini diberbagai situs lainnya.

Yang perlu sobat ketahui adalah HTML khusus untuk Open Graph Facebook yang ada di SEO Kraken blogger theme telah siap digunakan. Jadi, sobat tidak perlu ragu. Ikuti saja panduannya.

Pengaruh FB Admin ID & FB App ID bagi SEO


Pada panduan No. 7 di dokumen setting SEO Kraken, saya menyuruh sobat untuk menambahkan FB Admin ID dan FB App ID.

Secara garis besar, memang kedua kode ini tidak wajib disertakan.

Namun, beberapa praktisi SEO menyarankan untuk memasang FB Admin ID dan FB App ID apabila dimungkinkan, selain itu fungsinya untuk memperkuat SEO blog sobat.

Oh iya! Kode FB Admin ID & FB App ID ini merupakan bagian dari All in SEO Pack for Blogger. Sudah seharusnya dimanfaatkan sebaik mungkin lho...

Tutorial Cara Mendapatkan FB Admin ID & FB App ID


1. Cara Membuat FB Admin ID


FB Admin ID atau fb:admin adalah identitas admin Facebook sobat, atau sang pemilik akun Facebook.

Tugasnya menghubungkan antara komentar blogspot yang menggunakan komentar Facebook; untuk melakukan moderasi komentar pada widget Facebook Comments.

  1. Masuk ke situs ini: https://findmyfbid.com
  2. Silakan input URL atau alamat Facebook anda; contohnya: https://www.facebook.com/algazaliofficial (URL Facebook saya)
  3. Ketuk Find Numeric ID
  4. FB Admin ID akan muncul secara otomatis

Tutorial dengan gambar, langkah pertama:

Tutorial Cara Mendapatkan FB Admin ID & FB App ID

Tutorial dengan gambar, langkah kedua:

Tutorial Cara Mendapatkan FB Admin ID & FB App ID

Selanjutnya, cari kode di bawah ini:

<meta content='Disini-Kode' property='fb:admins'/>

Pada tulisan yang saya warna-merahkan, ganti dengan FB ID Facebook yang telah sobat ketahui dan/atau didapatkan barusan.

2. Cara Mendapatkan FB App ID


FB App ID atau fb:app_id adalah sebuah kode aplikasi yang bertugas mengaitkan dan/atau mengintegrasikan BLOG sobat dengan Facebook.

Kodenya adalah ini:

<meta content='Disini-Kode' property='fb:app_id'/>

Fungsi kode aplikasi fb:app_id di atas adalah sebagai jembatan antara sobat dengan situs web untuk melakukan pengecekan interaksi link yang di share ke Facebook.

  1. Login to Developers Facebook Apps
  2. Daftar atau login kalau sobat belum pernah mencobanya
  3. Ketuk pilihan menu Add a New App ID
  4. Masukkan nama situs dan kontak berupa email > ketuk Buat ID Aplikasi
  5. Masukkan Captcha apabila muncul

Pada halaman dalam ID Aplikasi Facebook ini, sebenarnya sobat telah mendapatkannya. Lihat gambar di bawah ini:

Tutorial Cara Mendapatkan FB Admin ID & FB App ID

Tapi, alangkah baiknya apabila sobat mengubah (mengganti) status Dalam Pengembangan yang Mati menjadi AKTIF.

Tutorial Cara Mendapatkan FB Admin ID & FB App ID

Nah disinilah masalahnya. Ketika sobat mengaktifkannya, akan muncul pesan error yang mengatakan:

URL Kebijakan Privasi Tidak Valid: Anda harus memberikan URL Kebijakan Privasi yang valid agar aplikasi Anda dapat Aktif. Buka Pengaturan Dasar dan pastikan URL valid.

Maka, tutorial mengatasi pesan errornya dengan cara sebagai berikut:

  1. Ketuk menu Pengaturan > lalu ketuk Dasar
  2. Pada URL Kebijakan Privasi, masukkan URL static page halaman situs sobat; apakah Disclaimer atau Privacy Policy dari halaman blog sobat sendiri (pilih salah satu)
  3. Simpan perubahan!

Contoh URL yang saya maksud itu seperti ini:

https://tipsseokiller.blogspot.co.id/p/disclaimer.html

Selanjutnya, silakan tekan tombol Dalam Pengembangan tersebut; yang awalnya MATI menjadi AKTIF. Congrats...!!!

Bagaimana? Sebuah artikel tentang Tutorial Cara Mendapatkan FB Admin ID & FB App ID yang mudah untuk dimengertikan?

Jika ada hal-hal yang ingin ditanyakan, silakan bertanya di kolom komentar.

Oh iya... artikel ini merupakan konten dukungan untuk panduan setting SEO Kraken blogger theme. Untuk sobat yang belum membelinya, yuk buruan beli dari sekarang... ^^
Cara Migrasi HTTP ke HTTPS dengan Benar di Blogspot dan Blogger Custom Domain

Jika anda member dari Indonesian AdSense Publisher Discussion (IAPD), pasti akhir-akhir ini anda sering membaca tulisan saya bahwa HTTPS itu sangat bagus dibandingkan HTTP biasa.

Kenapa... karena protokol jaringan HTTPS akan diutamakan dan/atau diunggulkan pada halaman SERP; tergantung kata kunci (keyword) apa yang anda targetkan di dalam artikel.

Seandainya pun jika ada yang bertanya, "Bagus mana, apakah HTTP atau HTTPS?" maka jawabannya ialah protokol HTTPS karena protokol jaringan HTTPS jauh lebih SEO dibandingkan protokol HTTP biasa.

Cek Juga: Cara Mengatasi Iklan AdSense hilang setelah Redirect ke HTTPS

2 Cara Mengaktifkan HTTPS di Blogspot dan Blog Custom Domain


Sedikit informasi bahwa tutorial ini hanya untuk platform blogging yang menggunakan Blogger, -- untuk WordPress saya kurang tahu.

2 Cara Mengaktifkan HTTPS di Blogspot dan Blog Custom Domain

1. Mengaktifkan HTTPS untk Blog Domain Kustom


Untuk anda yang menggunakan Blogger sebagai platform blogging; dan kebetulan situsnya sudah di Custom Domain seperti .com, .net, .org dan lain-lainnya, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Login to Blogger
  2. Ketuk menu Setting atau Setelan > lalu ketuk menu Basic atau Dasar
  3. Pada HTTPS dan Ketersediaan HTTPS, aktifkan Ya

Jika suatu waktu anda tidak menggunakan domain kustom untuk blog, HTTPS akan otomatis diaktifkan untuk blog anda, dan setelah HTTPS akan disembunyikan.

2. Cara Mengaktifkan HTTPS di Blogspot


Jika anda pengguna Blogspot atau platform Blogger tapi blognya belum di Top Level Domain-kan, maka gunakan cara berikut.

  1. Login to Blogger
  2. Pilih salah satu blog yang akan di update
  3. Ketuk menu Setting > lalu ketuk lagi Dasar
  4. Pada bilah kanan, aktifkan Pengalilhan HTTPS menjadi Ya

Sudah? Belum, Guys! Karena ada beberapa hal tambahan yang harus anda terapkan di dalam template blogger dan situs anda sekaligus.

Memahami Internal, Eksternal, Inbound dan Outbound Link


Sebelum membahas inti permasalahannya, anda harus mengerti terlebih dahulu pengertian dan perbedaan antara Internal Link, Eksternal Link, Inbound Link dan Outbound Link.

  1. Internal Link: Tautan link atau Anchor Text antara satu artikel dengan artikel lainnya, contohnya seperti label-label di Navigasi Menu, Related Posts, Popular Posts, Recent Post, atau Tautan Link di dalam artikel (cek juga: atau baca juga:)
  2. Eksternal Link: Sama halnya seperti Outbound Link, yaitu menanamkan URL dari situs lain di dalam artikel maupun dengan cara lainnya; istilah lainnya yaitu memberikan backlink ke website lain
  3. Inbound Link: Inbound itu artinya situs anda mendapatkan backlink dari situs lain; di luar situs anda. Seperti dari Gov, Edu, Wikipedia, Instagarm, Facebook, Google+ dan lainnya
  4. Outbound Link: Sama seperti Eksternal Link, memberikan backlink ke blog lain

Daftar Ulang Situs ke Google, Bing, dan Yandex


Jika situs anda sudah terdaftar di Search Console Google dengan alamat HTTP, maka hapus properti HTTP tersebut dan daftarkan kembali situs anda dengan awalan HTTPS.

Contoh: Yang awalnya http://tipsseokiller.blogspot.com, harus dihapus dan diganti dengan https://tipsseokiller.blogspot.com.

Mengapa? Karena Google menilai HTTP adalah protokol jaringan yang berbeda dengan HTTPS. Maka dari itu, anda harus menghapus dan menggantinya dengan protokol jaringan HTTPS.

Lebih tepatnya bukan Google sih yang menilai, karena memang pedoman dalam penggunaan HTTP dan HTTPS itu memang sudah di atur demikian oleh perusahaan internet, -- silakan baca sejarahnya: HTTP Secure.

Apakah hal ini harus dilakukan? Ya, harus. Kalau tidak, pasti tidak berkesinambungan; tidak cocok, tidak bagus pokoknya buat Search Engine Result Page (SERP).

Submit Sitemap dan Fetch as Google


Selanjutnya, jangan lupa submit sitemap.xml situs dan lakukan Fetch as Google ulang artikel yang ada di blog anda.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, Guys... HTTP dan HTTPS itu berbeda.

Ketika situs yang didaftarkan ulang dengan URL berawalan HTTPS, maka semua bagian propertinya harus diperbaharui pula.

Mengubah Internal Link di Artikel dan Blog


Selanjutnya, hal yang harus anda lakukan adalah mengubah tautan link (anchor text) atau Internal Link yang ada di dalam artikel.

Edit satu per satu artikel, ubah semua URL yang awalnya menggunakan HTTP atau tanpa protokol jaringan; menjadi URL yang berawalan HTTPS.

Disini, ada pengecualian untuk URL dari pihak ketiga, -- atau Outbound Link (memberikan backlink ke situs lain). Contohnya seperti URL dari website yang menggunakan HTTP atau tidak menggunakan HTTPS.

Google mengatakan bahwa hal ini dimaafkan, dan tidak perlu diperbaiki.

Memperbaiki Konten Campuran di Blog


Dalam beberapa kasus, para publisher AdSense seringkali bermasalah dengan tayangan iklan Google AdSense yang tidak mau muncul (menghilang) di blog yang telah di redirect ke HTTPS.

Untuk permasalahan iklan AdSense, artikelnya sudah saya bikin kemarin hari dengan judul, Cara Mengatasi Iklan AdSense Hilang di Blog setelah Redirect ke HTTPS.

Blogroll atau Link Exchange


Jika situs anda mengikuti program Blogroll, Link Exchange atau saling tukar link di situs teman anda, maka suruh teman anda untuk mengubah yang awalnya Non-HTTP menjadi HTTPS.

Oh iya, Link Exchange sangat berbahaya bagi blog. Blog anda bisa di hapus oleh Google.

Selamat! Kini anda berhasil menerapkan dan/atau mengaktifkan fitur HTTPS di blogspot dan blog Custom Domain sebagaimana mestinya dan telah sesuai dengan anjuran Google.

What is HTTPS?


HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) is an internet communication protocol that protects the integrity and confidentiality of data between the user's computer and the site. Users expect a secure and private online experience when using a website. We encourage you to adopt HTTPS in order to protect your users' connections to your website, regardless of the content on the site.

Setidaknya ada 3 manfaat utama yang anda dapatkan apabila mengaktifkan atau redirect situs yang awalnya Http menjadi Https yaitu:

  1. Membantu memeriksa bahwa pengunjung Anda membuka situs yang benar dan tidak dialihkan ke situs berbahaya;
  2. Membantu mendeteksi jika ada penyerang yang mencoba mengubah data yang dikirim oleh Blogger ke pengunjung;
  3. Menambahkan langkah pengamanan yang akan mempersulit orang lain untuk mendengarkan percakapan pengunjung, melacak aktivitas mereka, atau mencuri informasinya.

Oh iya. Jika anda ragu dengan tulisan saya dan/materi yang saya terbitkan ini, silakan merujuk ke beberapa referensi dibawah ini:

  • https://support.google.com/blogger/answer/6284029
  • https://support.google.com/blogger/answer/6286127
  • https://support.google.com/webmasters/answer/6073543

Selain itu, referensi artikel ini juga berdasarkan observasi yang saya lakukan secara pribadi.
Percaya atau tidak, semua hal di atas itu benar adanya, fakta! bukan mitos, bukan pula copas-copas-club. Good luck!
Cara Memperbaiki Iklan AdSense yang Tersembunyi setelah Situs Dialihkan ke Https

Di forum komunitas IAPD, saya sering membaca dan/atau melihat berbagai keluhan terkait iklan Google AdSense yang tidak muncul di blog beralamatkan Https.

Oh iya, mungkin ada yang belum tahu. Https adalah protokol jaringan pada versi yang lebih aman dibandingkan Http biasa; autentikasi dan komunikasi tersandi; dan penggunaan dalam komersi elektris.

Sedikit informasi, Http dan Https itu berbeda.

Kalau situs anda baru saja dialihkan ke Https, silakan daftar ulang di Search Console Google; begitu juga dengan Sitemap dan Fetch as Google artikel.

3 Cara Mengatasi iklan AdSense Hilang setelah Dialihkan ke Https

Sebenarnya, topik di atas lebih mengarah ke cara migrasi (beralih) dari Http biasa ke Https yang benar dan tepat. Nanti deh saya bahas! :)

3 Cara Mengatasi iklan AdSense Hilang setelah Dialihkan ke Https


Ubah semua protokol dari script sinkron dan/atau asinkron AdSense menjadi Https. Contoh kode yang awalnya:

<script async src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">

Di ganti dengan kode dibawah ini:

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">

Pada contoh kasus di atas, yang perlu anda lakukan adalah mengubah (mengganti) Http biasa menjadi Https.

Selain itu, ada juga mengatasi iklan AdSense yang hilang setelah mengganti Http ke Https dengan cara sebagai berikut.

Kode iklan sinkron:

<script>
google_ad_client=“ca-pub-xxxxxxxxxxxxxx”;
google_ad_slot=“yyyyyyyyyyy”;
google_ad_width=300;
google_ad_height=250;
</script>
<script src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"></script>

Kode iklan asinkron:

<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle"
style="display:inline-block;width:300px;height:250px"
data-ad-client="ca-pub-xxxxxxxxxxxxxx"
data-ad-slot="yyyyyyyyyyy">
</ins>
<script>
(adsbygoogle=window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Pada contoh di atas, Http di hapus dan di ganti dengan kode //.

Selain itu, ada satu cara lagi. Tutorialnya sama-sama mudah dan praktis seperti langkah-langkah No. 1 dan No. 2 di atas.

Hapus semua Script dari AdSense yang ada di dalam template blogger, -- kurang lebih kodenya berikut:

<script async='async' src='//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'/>

Copy kode di bawah ini:

<script type="text/javascript">
//<![CDATA[
(function() { var ga = document.createElement('script'); ga.type = 'text/javascript'; ga.async = true; ga.src = 'https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'; var sa = document.getElementsByTagName('script')[0]; sa.parentNode.insertBefore(ga, sa); })();
//]]>
</script>

Paste (tempel) di atas kode </body> atau &lt;!--</body>--&gt;&lt;/body&gt;.

Itulah bagaimana cara mengatasi dan memperbaiki iklan Google AdSense yang error tidak muncul di situs beralamatkan Https. Good luck!
Perubahan Algoritma SEO Google 2011-2018 Dari Masa ke Masa

Google, -- mesin pencari terbaik, terkemuka dan paling banyak digunakan sampai saat ini dikenal rajin dalam melakukan update algoritma SEO untuk web blog, situs dan/atau website.

Mungkin anda tidak sadar, tapi hampir setiap hari Google terus menerus memperbarui algoritma SEO yang dikelolanya sehingga mampu menentukan mana blog yang memiliki kualitas terbaik dan tidak; untuk ditampilkan pada Search Engine Result Page (SERP) di posisi yang selayaknkya.

Singkatnya, kuantitas dan kualitas sebuah website merupakan acuan utama tinggi dan rendahnya ranking situs pada laman SERPs. Semakin bagus, semakin tinggi pula posisinya di SERPs.

11 Algoritma SEO Google 2011-2018 Dari Masa ke Masa

11 Algoritma SEO Google 2011-2018 Dari Masa ke Masa


SEO Killer Tips berhasil merangkum berbagai algoritma SEO Google versi lama dan versi terbaru; dari masa ke masa; dari algoritma versi pertama hingga versi terakhir.

1. Google Panda (2011)


Algoritma Google Panda diluncurkan pada tahun 2011 guna mengatasi dan menghadapi Duplicate Content, web spam atau keyword yang digunakan berungkali pada isi artikel.

Situs yang terdeteksi dan ketahuan melakukan kegiatan diatas akan ditandai dan dihukum, efeknya berimbas ke jatuhnya ranking website tersebut.

Sampai kini (2018), Google Panda masih menjadi bagian inti dari algoritma Google.

Matt Cutts, - Kepala Tim Webmaster Google mengatakan, "Duplicate Content bukan masalah." Namun, tidak ada kata maaf bagi website yang terdeteksi Spam atau Keyword Spamming.

Artikelnya disini, "Duplikat Konten bukan Masalah," kata paman Matt Cutts.

Google Panda mengalami pengembangan atau update versi terbarunya yang dinamakan 24th Panda Refresh (22 Januari 2013) dan 25th Panda Refresh (14 Maret 2013).

2. Google Penguin (2012)


Dibuat dan diluncurkan pada tahun 2012, algoritma Google Penguin memberikan efek jera yang amat menyakitkan karena sasarannya adalah situs yang memiliki Backlink tidak relevan sehingga terkesan Spam.

Sampai saat ini, Google Penguin masih menjadi bagian inti dari algoritma Google secara keseluruhan seperti halnya Google Panda.

Perbedaannya, algoritma Google Penguin bekerja secara Real-Time; sedangkan Google Panda tidak demikian.

Oh iya, Google Penguin juga mengalami update besar-besaran pada tahun 2013 atau satu tahun pertamanya setelah diluncurkan. Tepatnya pada tanggal 4 Oktober 2013.

3. Google Hummingbird (2013)


Salah satu faktor tinggi dan rendahnya ranking suatu artikel atau situs pada Search Engine Result Page (SERPs), didasari pergerakan algoritma Google Hummingbird.

Algoritma ini bertugas mencari artikel berkualitas dan bernilai tinggi.

Jika yang ditemukannya adalah konten berkualitas rendah, ranking artikel tersebut akan jatuh pada halaman SERPs.

Namun, berbeda halnya apabila yang ditemukannya adalah artikel berkualitas, tentu ditempatkan pada halaman Page One atau halaman pertama Google.

Pada faktanya, meski diluncurkan pada tahun 2013 lalu, Google Hummingbird masih dijadikan atau bagian inti dari algoritma Google, yang bertugas sebagai acuan utama Google dalam penempatan ranking suatu artikel atau website secara benar, akurat dan tepat.

Selain itu, cara kerja Hummingbird adalah menemukan dan menampilkan suatu artikel di SERPs berdasarkan kueri (keyword) apa yang diketik oleh calon pembaca, istilah, sinonim, indeks dan kata-kata pengertian.

4. Google Pigeon (2014)


Dipublikasikan pada tahun 2014, algoritma Google Pigeon memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap artikel pada hasil penelusuran Google.

Selain itu, algoritma Pigeon juga menghubungkan antara algoritma lokal dan algoritma inti milik Google.

Satu-satunya cara yang bisa anda lakukan untuk menghadapi dan mengatasi algoritma Google Pigeon adalah dengan menerapkan teknik SEO On Page dan Off Page secara benar, akurat, efektif dan tepat.

Anda harus menjaring banyak pembaca dari Organic Traffic dan Social Media. Semuanya harus terlihat natural atau alami, tidak boleh menggunakan teknik negatif atau yang lebih dikenal dengan istilah Black Hat SEO.

5. Google Pirate (2014)


Google Pirate sebenarnya memiliki 2 versi, tahun 2012 dan tahun 2014. Nyatanya, perbedaan diantara kedua versi algoritma ini sangat signifikan.

Google Pirate bertugas mencari dan menemukan konten-konten yang bersifat melanggar Hak Cipta milik orang, baik pribadi maupun kelompok.

Nyatanya? Google Pirate ada kaitan erat dengan Google DMCA.

Ketika suatu artikel atau situs dilaporkan pada Google DMCA, maka sistem algoritma Google Pirate yang akan bergerak untuk menentukan bagaimana efeknya, resikonya atau kerugian yang akan diberikan pada konten yang melanggar Copyright tersebut.

Ada banyak kemungkinan yang diberikan oleh Google Pirate; ranking artikel atau blog akan jatuh di SERPs, atau salah satu diantaranya akan dihapus oleh Google secara otomatis.

Sampai saat ini, Google Pirate masih aktif dan salah satu algoritma (bagian) inti dari Google.

6. MobileGeddon (2015)


Satu-satunya algoritma Google yang paling berbahaya, diakui dan ditakuti oleh blogger mana pun; Mobile Friendly & Responsive.

Situs mana pun yang tidak menerapkan atau memasang fitur Mobile pada Theme yang mereka gunakan, akan di depak dari SERPs dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

Awal mula dan sejarah lahirnya algoritma MobileGeddon ini berdasarkan banyaknya pengunjung yang mengakses Google menggunakan Smartphone (Telepon Pintar) dengan nilai persentase mencapai 70% secara keseluruhan; 30% pengunjung lainnya berasal dari Desktop (Komputer/Laptop).

Seperti yang anda tahu, Google adalah mesin pencari terbaik, termuka, dan Search Engine yang paling banyak digunakan sampai saat ini. Mau tidak mau, anda harus menuruti permintaannya.

7. Google Rankbrain


Algoritma Google Rankbrain adalah salah satu bagian inti dari algoritma Hummingbird.

Kurangnya kueri spesifik atau relevan yang ada di dalam artikel, membuat konten tersebut terdepak secara bebas pada laman SERPs.

Singkatnya, algoritma Rankbrain memaksa anda untuk membuat konten yang benar-benar berkualitas, relevan dan detail.

Faktanya, Rankbrain merupakan salah satu faktor tinggi dan rendahnya ranking suatu konten pada hasil pencarian penelusuran Google atau SERPs.

8. Google Possum (2016)


Google Possum, salah satu algoritma yang membuat pebisnis Online menjadi stress. Dilahirkan pada tahun 2016 guna meningkatkan daya saing di bidang Bisnis Online.

Algoritma ini bekerja dengan cara menampilkan bisnis Online anda pada halaman utama mereka, -- berdasarkan kueri yang diketik oleh calon pengunjung.

Contohnya, saya bertempat tinggal di Medan atau Bandung.

Saya mengetik kata kunci "Rumah Sakit" pada halaman Google, maka yang muncul adalah alamat RS yang berdekatan dengan lokasi saya saat itu.

Singkatnya, semakin dekat bisnis yang anda daftarkan pada My Google Bussiness dengan lokasi calon pengunjung, semakin berkemungkinan besar halaman bisnis Online anda muncul pada halaman utama Google.

Nah, kalau misalkan bisnis Online berada di dalam satu gedung, -- yang notabene gedung tersebut juga pernah didaftarkan My Google Bussiness, maka halaman bisnis Online anda akan tersingkirkan.

Sebenarnya, masalah ini relatif.

Kalau misalkan bisnis Online anda sudah sangat besar, tentu mudah mengalahkan pesaing lainnya yang pernah didaftarkan pada My Google Bussiness atau produk Google lainnya.

9. Google Owl (2017)


Salah satu algoritma SEO Google yang jarang diketahui oleh blogger Indonesia. Mengapa? Karena Google kurang fokus memberitakan algoritma ini.

Nyatanya, Google Owl sangat mengerikan karena dikerjakan langsung oleh manusia; tidak mengandalkan Robot, Crawl dan/atau pun Googlebot.

Google Owl algoritma Google bertugas dan berfungsi menangani, menandai, dan menghapus situs atau website yang diketahui melakukan Content Spamming.

Content Spam yang dimaksud adalah artikel yang mengandung SARA, penghinaan, pembohongan publik, konten yang terkesan hate speech, dan artikel-artikel negatif lainnya.

Juga, situs yang menggunakan teknik AutoBlog juga tidak luput dari Google Owl.

Sebenarnya, Google Owl masih dalam proyek pengembangan yang sedang dilakukan oleh Google.

Cara kerjanya sangat simple. Anda mencari artikel, lalu membuka artikel yang ingin dibaca, ternyata setelah anda baca terdapat unsur Hoax atau SARA, anda bisa melaporkannya langsung ke pihak Google.

Cara melaporkan artikel tersebut pun sangat gampang. Nantinya, anda akan diperlihatkan kotak formulir berukuran kecil tepat dibagian bawah pada URL dari artikel tersebut (pada halaman SERPs), yang perlu anda lakukan saat itu adalah melaporkannya.

Yang parahnya, proyek ini mengharuskan Google untuk mempekerjakan manusia untuk membantu analisa Spam Content. Anda harus berhati-hati.

10. Google Fred (2017)


Diluncurkan pada tanggal 8 Maret 2017 lalu, algoritma Google Fred cukup menggetarkan jiwa blogger di seluruh dunia.

Sasaran atau target situs Google Fred adalah situs atau website yang hanya menyediakan konten-konten singkat, padat, dan jelas; dalam artian konten berkualitas rendah, tidak mendalam, tidak relevan dan/atau tidak detail dalam penulisannya.

Umumnya, konten-konten singkat ini melanggar pedoman atau komunitas Google seperti yang diberlakukan jauh-jauh hari.

Dikatakan melanggar karena pada situs tersebut adanya unit iklan Google AdSense atau iklan lainnya.

Jadi, selama artikel yang anda buat memang benar-benar singkat tapi tidak memunculkan iklan Google AdSense atau program periklanan lainnya, selama itu pula situs anda baik-baik saja.

Kalau anda ingin aman, usahakan jangan pernah memasang iklan dalam bentuk apapun selama konten yang dimaksud memang benar-benar singkat, padat dan jelas.

Contohnya? Seperti blog atau situs yang menggunakan topik definisi, pengertian, kamus slang, dan sebagainya.

Namun, satu hal yang pasti, konten anda akan sangat sulit bersaing di SERPs terkecuali anda konsisten dalam menerbitkan artikel.

Google Fred juga akan memantau lalu lintas Inbound Link dan Outbound Link; serta Internal Link dan Eksternal Link.

Pastikan semua hal-hal yang berkaitan dunia tautan Link harus benar-benar relevan, saling menyesuaikan antara satu dengan lainnya; dan hindari teknik-teknik yang berbau Spam.

Google Fred sangat berbahaya, sebagaimana menakutkannya algoritma MobileGeddon dulu.

Hampir semua website terkena imbasnya; dan alhamdulillahnya, blog saya ini mendapatkan peningkatan trafik yang sangat memuaskan.

11. Google Hawk


Masih di tahun yang sama, Google lagi-lagi meluncurkan algoritma Google terbaru mereka yang diberi nama Google Hawk.

Google Hawk adalah algoritma campuran dari Pigeon dan Possum. Hawk adalah algoritma inti Google.

Secara kasat mata, Hawk memang tidak berdampak pada situs atau website yang menggunakan topik biasa-biasa saja.

Namun, algoritma Google Hawk harus diwaspadai bagi pebisnis Online, -- dimana bisnis yang mereka miliki sudah terdaftar pada produk-produk Google seperti My Google Bussiness atau lainnya.

Cara mengantisipasi Google Hawk tentunya sangat mudah. Anda hanya perlu membaca penjelasan Pigeon dan Possum diatas dan menggabungkannya menjadi satu, silakan anda arti dan maknakan sendiri.

Kesimpulan


Google memang dikenal sebagai Search Engine yang paling sering memperbarui dan menambahkan algoritma terbaru guna meningkatkan efisiensi SEO alami dan natural.

Berawal dari lahirnya algoritma, lahirlah metode SEO (Search Engine Optimization).

SEO adalah perpaduan teknik, taktik dan strategi SEO ON Page dan OFF Page tanpa batas dengan mengandalkan nalar, wawasan dan pengetahuan yang luas terkait SEO, imajinasi yang tiada batas serta taktik dan strategi SEO yang terorganisir dengan sangat baik, -- SEO Killer Tips.

SEO bukan ilmu pasti karena Google terus memperbaharui algoritma yang mereka miliki.

Hari ini, situs anda pada posisi (Ranking) yang sangat memuaskan, namun esok harinya bisa terdepak ke halaman kedua, ketiga, dan seterusnya.

Algoritma-algoritma ini pada dasarnya memberikan, membuat atau menentukan peringkat (Ranking) suatu artikel atau website berdasarkan penilaian yang didapatkan oleh berbagai tipe algoritma tersebut.

Anda sebagai penulis online (Blogger), harus terus mengawasi dan mengikuti perkembangan serta mengikuti arahan algoritma Google sebagaimana fungsi dan kegunaannya.
Cara Membuat agar Blog tidak Terbaca & Terlihat Lagi di Google, Bing & Yandex

Dalam beberapa kasus, para blogger seringkali bermasalah dengan search engine Google, Bing, Yahoo, MSN atau pun Yandex.

Masalahnya beragam, dimulai menginginkan agar artikelnya tidak terlihat dan terbaca lagi di Google, atau benar-benar pensiun dari dunia Blogging.

Bahkan ada juga yang beralasan telah menyesal karena pernah mendaftarkan situs atau websitenya ke Google padahal isi artikelnya bersifat pribadi.

Singkatnya, mau tidak mau, mereka harus membuat artikel dan blog tersebut jangan terdeteksi lagi di Google.

Ya apapun alasannya, tentu beragam dong, yaa... Ada juga situs atau website yang diperjualbelikan secara bebas, -- beserta akun Google AdSense yang telah dikaitkan.

Cara agar Blog tidak Terdeteksi lagi di Google, Bing & Yandex

Cek Juga: Cara Daftar Blog ke Search Console Google

Cara agar Blog tidak Terdeteksi lagi di Google, Bing & Yandex


Coba buka template blogger yang anda gunakan saat ini, caranya seperti berikut:

1. Masuk ke Blogger, ketuk menu Theme, lalu ketuk Edit HTML
2. Cari beberapa kode HTML verifikasi dibawah ini:

Kode verifikasi Situs pada mesin pencari Search Console atau Google Webmaster Tools:

<meta content='Mohvxxxxxxxxy9l66po2wTxugBlc_Hj2krcAg' name='google-site-verification'/>

Kode verifikasi Situs pada mesin pencari Bing atau MSN:

<meta content='004C6xxxxxxxx238AAC7E48016E5' name='msvalidate.01'/>

Kode verifikasi Situs pada mesin pencari Yandex

<meta content='a55d0xxxxxx34e657' name='yandex-verification'/>

3. Hapus semua kode tersebut yang ada di dalam template blogger anda

Selanjutnya ada satu kode verifikasi lagi yang perlu anda hapus, yaitu Google Analytics. Apabila anda pernah memasang atau menggunakan Analytics, anda harus menghapusnya.

<script async='async' src='https://www.googletagmanager.com/gtag/js?id=UA-113xxxxx32-1'/>
<script>
window.dataLayer = window.dataLayer || [];
function gtag(){dataLayer.push(arguments);}
gtag(&#39;js&#39;, new Date());

gtag(&#39;config&#39;, &#39;UA-11xxxxx2932-1&#39;);
</script>

Mengapa anda hapus? Karena anda telah menghapus kode verifikasi dari Google. Menghapus kode verifikasi dari Google, sama saja situs atau website anda tidak terdeteksi lagi oleh Google.

Singkatnya, Google Analytics tidak dibutuhkan lagi. Anda harus menghapusnya. Google Analytics juga JavaScript, salah satu faktor yang mempengaruhi kecepatan loading suatu situs atau website.

Note: Setiap web-blog atau situs, baik itu ber-platform Blogger maupun WordPress, memiliki kode HTML verifikasi Search Engine yang berbeda-beda. Anda bisa menyesuaikannya. Lokasi kode ini tidak berada jauh tepat dibawah <head>.

Cek Juga: Cara Daftar Blog ke BING Webmaster Tools

Apakah harus Menghapus Verifikasi Blog pada Situs Search Engine?


Anda tidak perlu menghapus atau menghilangkan situs yang sudah terverifikasi pada tiap-tiap laman resmi Webmaster Google, Bing, atau pun Yandex.

Mengapa? Karena anda telah memutuskan "silaturahmi" yang sebelumnya pernah "terjalin" :)

Ibarat kata, anda putus cinta dengan seseorang, habis manis sepah dibuang. Anda tidak perlu lagi mengingat-ngingat kenangan bersama.

Just it... hanya itu. Terlihat sangat mudah, bukan?

Cek Juga: Cara Daftar Blog ke Yandex Webmaster Tools

Itulah cara menghapus dan menghilangkan indeks artikel dan situs di Search Console Google, Bing, dan Yandex dengan mudah.
Pengertian Feedburner Google, Cara Memasang, Daftar dan Membuatnya di Blogspot

Salah satu tips dan kesalahan SEO yang paling sering dilupakan oleh blogger pemula adalah mendaftarkan blog, situs atau website yang mereka punya ke Feedburner Google.

Pertanyaannya, apa itu Feedburner Google? Bagaimana cara membuat dan memasangnya?

FeedBurner merupakan layanan manajemen umpan web (web feed), yang terdiri dari RSS feed dan alat pengelola (management tools) untuk blogger dan podcaster, dan aplikasi publikasi lain yang berbasis web. Layanan ini menyediakan analisis lalu lintas pengunjung situs dan sistem periklanan yang dapat dipilih.

FeedBurner memiliki banyak fitur di balik cara mendaftarnya yang mudah, misalnya pengecekan statistik optimasi feed. Namun kenapa lebih baik menggunanan FeedBurner dibandingkan dengan feed bawaan blog adalah karena FeedBurner lebih cocok dipakai untuk:

  1. Mempublikasikan konten dan orang lain lebih mudah untuk melakukan subscribe;
  2. Mengoptimalkan pendistribusian feed karena formatnya lebih kompatibel untuk semua jenis perangkat lunak subscriber;
  3. Pengguna dapat menganalisis traffic yang berlangganan feed, seperti melihat jumlah subscriber, dari mana mereka berada dan apa yang mereka sukai.

Sumbernya ada di Wikipedia, silakan cek disini: Feedburner Wikipedia.

Kalau saya boleh menjelaskannya, Feedburner ini akan mengambil tiap-tiap konten terbaru yang anda publikasikan, mereka menyimpannya lalu menyalurkannya ke email-email yang sudah terdaftar.

Selanjutnya, para pembaca tidak perlu lagi masuk (mengunjungi) ke situs anda karena di email tersebut artikelnya sudah sangat lengkap.

Namun, anda dapat mengatur konfigurasi ini, dimana hanya paragraf pertama saja yang anda kirimkan ke email para pembaca, selanjutnya mereka harus mengunjungi situs anda apabila ingin membaca artikelnya secara menyeluruh.

Singkatnya, anda menjaring dan membangun langganan pembaca, -- cukup sekali mendaftarkan email yang mereka punya pada Feedburner Google dari situs yang anda punya, maka mereka akan mendapatkan artikel terbaru berdasarkan kapan artikel tersebut dipublikasikan. Hari ini anda publikasikan, maka dalam beberapa menit kemudian artikel tersebut akan masuk ke email mereka.

Selalu ingat, anda dapat mengatur konfigurasi ini, dimana hanya paragraf pertama saja yang anda kirimkan ke email para pembaca, selanjutnya mereka harus mengunjungi situs anda apabila ingin membaca artikelnya secara menyeluruh.

Mengapa? Karena itu salah satu cara agar trafik blog anda tidak hilang.

Kalau artikel yang dikirimkan Feedburner Google dalam keadaan Full Content, bagaimana dengan trafik situs anda? Pasti jatuh. Masuk akal, kan?

Cara Daftar ID Feedburner Google Berlangganan Artikel


Pada langkah pertama, masuk ke situs resminya: Feedburner Google.

Cara Daftar ID Feedburner Google Berlangganan Artikel

Selanjutnya, tentukan apakah anda ingin menggunakan Atom, RSS atau Atom Blogger.

Cara Daftar ID Feedburner Google Berlangganan Artikel

Daftar pilihan yang diberikan sebagai berikut:

  • Google Blog - Atom: https://googleblogengine.blogspot.com/feeds/posts/default
  • Google Blog - RSS: https://googleblogengine.blogspot.com/feeds/posts/default?alt=rss
  • Google Blog - Atom: http://www.blogger.com/feeds/8096390238586332004/posts/default

Saran dari saya, gunakan Atom pada pilihan pertama diatas. Sejujurnya, saya kurang tahu apa bedanya Atom, RSS dan Atom Blogger.

Berdasarkan literatur online alias Googling, semua situs SEO terkemuka di dunia menyarankan agar menggunakan Atom pada pilihan pertama diatas.

Selanjutnya, sesuaikan Feed untuk Title Tag dan Feed Address dari Feedburner Google yang digunakan.

Cara Daftar ID Feedburner Google Berlangganan Artikel

Feed Title artinya nama dari situs yang telah didaftarkan, sedangkan Feed Address adalah ID dari Feedburner situs anda.

Apabila anda baru saja melewati langkah ini, anda akan melihat tulisan, "Congrats! Your FeedBurner feed is now live. Want to dress it up a little?"

Silakan abaikan pesan tersebut, ketuk pilihan menu Skip directly to feed management, -- jangan/bukan Next.

  1. Ketuk pada menu My Feeds
  2. Pilih salah satu situs atau situs yang baru saja anda daftarkan ke Feedburner Google
  3. Ketuk Edit Feed Details...

Lihat pada gambar dibawah ini:

Cara Daftar ID Feedburner Google Berlangganan Artikel

Nah inilah Feedburner Google yang baru saja anda buat, -- sesuai dengan langkah-langkah diatas pastinya :)

Note: Situs yang saya daftarkan ialah https://googleblogengine.blogspot.com/. Sedangkan Feedburner Google yang digunakan googleblogengine.

Itulah cara membuat Username atau ID Feedburner Google untuk blogspot (Blogger).

Cara Membatasi RSS Feed yang Dikirimkan


Bisa dibilang, ini adalah cara setting atau konfigurasi RSS Feed sebagaimana mestinya, -- sesuai dengan apa yang dikatakan oleh para ahli blogger di seluruh dunia.

Batasi RSS Feed dari situs anda, sehingga para pelanggan artikel mau membuka situs tersebut; karena apabila anda mengatur RSS Feed secara utuh (artikel penuh) ke email pelanggan, tentunya mereka tidak akan mau masuk lagi ke situs anda.

  1. Login to Blogger
  2. Ketuk Setting, lalu ketuk menu Other
  3. Selanjutnya, cari Sub-Menu yang berjudul Site Feed
  4. Ubah ke Custom, setting Blog Posts Feed menjadi Short, Blog Comment Feed menjadi Short, dan Per Post Comment Feeds menjadi Short
  5. Save Setting Blogger

Selamat! Anda baru saja menyelesaikan bagaimana cara mendaftarkan ID Feedburner Google untuk berlangganan artikel serta cara setting Feedburner Google yang benar dan tepat.

Cek Juga: Modifikasi tampilan Follow by Email
Cara Mendaftarkan Blogspot ke Yandex Webmaster Lengkap dengan Gambar

Seperti artikel sebelumnya, Cara Daftar Blog ke Google Webmaster Tools dan Bing Webmaster, kali ini tentang bagaimana cara mendaftarkan blog ke Yandex Webmaster.

Saya yakin banget, banyak blogger yang belum pernah mendengarkan kata "Yandex", mengenalnya, atau mendengarkan istilahnya. Nah! Yandex adalah mesin pencari yang berasal dari Rusia.

Sebagaimana Google dan Bing, Yandex bisa kita manfaatkan guna memperoleh banyak trafik blog. Opsi yang cukup bagus kok menurut saya.

Cara Terbaru Daftar Blog ke Yandex 2018: Lengkap + Gambar

Pengaitannya cukup mudah lho! Dimulai dari cara pendaftarannya, pengaitan Meta Tag, dan submit Sitemap; pendaftaran situs ke Yandex Webmaster hampir mirip dengan prosesi Bing.

Cara Terbaru Daftar Blog ke Yandex 2018: Lengkap + Gambar


Pada langkah pertama, sobat harus memilih apakah ingin masuk ke Yandex Webmaster dengan akun Yandex itu sendiri (buat akun lagi), atau Login dengan akun Google+, Facebook, dan/atau Twitter?

  • Masuk ke Yandex Webmaster
  • Tap tombol Add Site > Sign Up or Log In Account (Gunakan akun Gmail)
  • Copy Meta Tag yang diberikan, letakkan di bawah kode <head>
  • Simpan template blogger, beralih ke halaman Yandex Webmaster
  • Tekan tombol Check!

Cara Terbaru Daftar Blog ke Yandex 2018: Lengkap + Gambar

Baca Juga:



Jika setelah menekan tombol Check dan situs berhasil dikaitkan, saatnya mendaftarkan Sitemap blog.

  • Masih di halaman Yandex Webmaster
  • Buka situs yang sudah didaftarkan > Indexing Options > Sitemap Files
  • Masukkan kode sitemap.xml > tekan tombol Next!

Well done! Blog sobat berhasil didaftarkan ke Yandex Webmaster!

Ada sedikit catatan di sini. Besok harinya, sobat harus mengecek Sitemap ini. Kebanyakan Sitemap, seringkali bermasalah meski pun telah didaftarkan berkali-kali.

Pastikan Sitemap yang didaftarkan ke Yandex Webmaster tidak error!

Itulah tutorial bagaimana cara mendaftarkan blog ke Yandex Webmaster lengkap disertai gambar. Ok semoga berguna.*
Pengertian Breadcrumb, Cara Membuat dan Pasang Breadcrumbs SEO Friendly

Apa itu Breadcrumbs adalah suatu jejak atau navigasi blog yang bertugas untuk menampilkan pelacakan suatu artikel yang sedang dibaca oleh para pembaca.

Tujuannya, agar pembaca bisa tahu bahwasanya ada artikel lain yang terpasang pada label tersebut (sesuai topik); tentunya, dengan cara lain selain mengandalkan Related Posts.

Biasanya, posisi atau letak dari Breadcrumbs ialah dibawah navigasi menu, dan tepat diatas judul suatu konten blog.

Pada umumnya, pelacakan diawali terlebih dahulu oleh halaman awal (Home), label (Category), dan diakhiri dengan judul artikel (Content). Contohnya seperti ini nih: Home > Kue > Cara Membuat Kue.

Pengertian Breadcrumb dan Cara Membuat Breadcrumbs SEO Friendly

Cek Juga: Cara Membuat Redirect Otomatis ke Halaman Awal Blogspot

Menurut para pakar dan ahli master SEO, Breadcrumbs bagus buat blog; guna meningkatkan ranking situs dengan cepat. Apalagi, Breadcrumbs juga bagus untuk meningkatkan pageviews blog.

Nah, bagaimana cara membuat dan pasang Breadcrumbs SEO Friendly di blog?

Cara Membuat Breadcrumbs SEO Friendly di Situs


Apabila di blog anda sudah terpasang Breadcrumbs, hapus dulu; termasuk HTML dan CSS-nya secara keseluruhan. Jika perlu, lakukan backup template.

1. Pertama sekali, cari kode ini:

<div class='post hentry'>

Jika kode diatas tidak ada, cari kode dibawah ini (karena isi template blogger berbeda-beda):

<article class='post hentry'>

2. Selanjutnya, Copy kode dibawah ini:

<b:if cond='data:blog.homepageUrl == data:blog.url'>
<b:else/>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<div style='padding:10px 5px 10px 0; margin-bottom:8px;font:12px Arial; line-height:1.2em; border-bottom:1px dotted #f2f2f2;'>
<a expr:href='data:blog.homepageUrl'>Home</a> &#187;
<b:if cond='data:post.labels'><b:loop values='data:post.labels' var='label'>
<a expr:href='data:label.url' rel='tag,noindex'><data:label.name/></a>
<b:if cond='data:label.isLast != &quot;true&quot;'> , </b:if>
</b:loop>
</b:if> &#187; <data:post.title/>
</div>
</b:if>
</b:if>

3. Letakkan di bawah <article class='post hentry'> atau di bawah <div class='post hentry'>

Sehingga hasilnya akan seperti dibawah ini:

<div class='post hentry'>
<b:if cond='data:blog.homepageUrl == data:blog.url'>
<b:else/>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<div style='padding:10px 5px 10px 0; margin-bottom:8px;font:12px Arial; line-height:1.2em; border-bottom:1px dotted #f2f2f2;'>
<a expr:href='data:blog.homepageUrl'>Home</a> &#187;
<b:if cond='data:post.labels'><b:loop values='data:post.labels' var='label'>
<a expr:href='data:label.url' rel='tag,noindex'><data:label.name/></a>
<b:if cond='data:label.isLast != &quot;true&quot;'> , </b:if>
</b:loop>
</b:if> &#187; <data:post.title/>
</div>
</b:if>
</b:if>

4. Simpan perubahan template blogger, Ok selesai.

Cek Juga: Cara Buat dan Pasang Markup HTML & Formatting

Pengertian Breadcrumb dan Cara Membuat Breadcrumbs SEO Friendly

Itulah cara membuat dan pasang navigasi menu Breadcrumbs SEO Friendly yang sudah sesuai anjuran SEO pada isi artikel SEO friendly Breadcrumbs.
Rahasia SEO: Cara Membuat Breadcrumb di Blogspot agar Lebih SEO Friendly

Breadcrumb adalah navigasi atau internal link yang berada di atas judul postingan blog, dengan tulisan yang berukuran kecil, tepat di atas judul artikel.

Komposisi dari Breadcrumb berawal dari nama/tombol Home > Label (atau lebih dari satu label) > Judul Artikel. Contohnya seperti ini:

Home > Tips SEO > Cara Membuat Breadcrumb di Blogspot agar Lebih SEO Friendly.

Navigasi Breadcrumb ini sudah seharusnya dibuat, dipasang atau disematkan di blogspot. Mau tidak mau, harus dipasangkan agar blog jauh lebih SEO Friendly; alias bersahabat bagi mesin pencari mana pun, termasuk Google.

Rahasia SEO: Cara Membuat Breadcrumb di Blogspot agar Lebih SEO Friendly

Note:

Oh ya, sebelumnya, saya ingin menekan bahwa artikel bukan tentang cara membuat dan memasangkan Breadcrumb di blogspot, akan tetapi lebih mengarah ke "SEO Friendly".

Cek Juga: Tips SEO: Cara Menghapus Artikel SEO Friendly 100%

Rahasia SEO: Cara Membuat Breadcrumb di Blogspot agar Lebih SEO Friendly


Oleh karena suatu sebab dan hal lainnya, disini saya mengandalkan Photoscape untuk menggambarkan SEO Friendly yang saya maksud.

Perhatikan gambar berikut:

Rahasia SEO: Cara Membuat Breadcrumb di Blogspot agar Lebih SEO Friendly

Breadcrumbs yang tampil seperti pada gambar diatas memang sudah sesuai dengan pedoman SEO yang sebenarnya, akan tetapi SEO Breadcrumbs bisa ditingkatkan lagi.

Kira-kira, Breadcrumb yang telah kita terapkan akan tampil seperti berikut:

Rahasia SEO: Cara Membuat Breadcrumb di Blogspot agar Lebih SEO Friendly

Itulah yang saya maksud, SEO Friendly Breadcrumbs. Label pada Breadcrumb disembunyikan (noindeks), dan digantikan dengan titik-titik lalu judul artikel :)

Langkah-langkah pemasangannya, yang perlu diperhatikan disini adalah penambahan rel-tag noindeks pada kode Breadcrumb yang terpasang di template blogger anda.

Begini cara penyisipan kodenya:

<a expr:href='data:label.url' property='v:title' rel='v:url,noindex'><data:label.name/></a>

Untuk melakukan uji atau pengetesan, silahkan merujuk ke situs Structured Data Testing Tools.

Cek Juga: Cara Meningkatkan Pageviews Blog hingga 20x Lipat

Selain itu, percaya atau tidak, pemasangan Breadcrumbs akan membuat blog menjadi lebih User Friendly, singkatnya ialah memudahkan para pembaca untuk memilah-milah artikel yang barangkali ingin mereka baca sesuai dengan topik artikel tersebut; selain dengan cara mengandalkan Related Posts tentunya :)
Cara Memperbaiki & Mengatasi Error Cakupan Indeks Google Webmaster Tools, Index Coverage Status Report

Lagi blogwalking ke forum IAPD, ketemu thread yang dibikin oleh om Nino Artikel.

Sampean mempertanyakan masalah tentang error di New Search Console: New Search Console Beta Experience terkait masalah Cakupan Indeks.

Sampen mengaku mendapatkan email dari Google Search Console, dengan bunyi kurang lebih seperti ini:

Yth. pemilik https:/domain.blogspot.com/,

Search Console telah mengidentifikasi bahwa situs Anda terpengaruh oleh 1 masalah baru terkait Cakupan indeks. Artinya, Cakupan indeks dapat terkena dampak negatif di hasil Google Penelusuran. Sebaiknya Anda meninjau dan mempertimbangkan untuk memperbaiki masalah ini.

Masalah baru ditemukan:
Diindeks, meski diblokir oleh robots.txt

Bagaimana dengan saya? Wah, parah ternyata. 18 valid diperingatkan, 24 valid dan 288 dikecualikan.

Error Index Coverage Status Report: Cakupan Indeks

Terus, apakah saya panik? Tidak, dong. Mengapa? Sebab boleh diabaikan karena "Diindeks, meski diblokir oleh robots.txt", apalagi New Search Console ini masih dalam Beta.

Jadi, karena Search Console versi terbaru ini masih Beta, masih agak-agak gimana gitu.

Cara Mengatasi Error Index Coverage Status Report: Cakupan Indeks


Cukup dengan menghilangkan kata "Search" dibagian pengaturan robot.txt (baik di edit atau ditambahkan).

Awalnya seperti ini Disallow: /search, lalu kita ganti dengan Disallow: /.

Pada hakikatnya, masalah di atas tidak mempengaruhi apapun termasuk ranking blog kita. Saya sudah blogwalking, sudah ketemu jawabannya.

Hanya saja, masalah itu tergolong baru dan itu membuat kita panik sendiri. Awalnya juga saya panik kok.

Nazrina, salah satu anggota terbaik di Forum Google Produk mengatakan:

Robots.txt situsmu tidak ada masalah. Itu adalah robots.txt default dari Blogger.


Yang diblokir dari perayapan adalah halaman hasil pencarian (/search) di situsmu, yang mana itu memang sebaiknya tidak perlu dirayapi.


Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Data di Search Console di atas sifatnya hanya laporan saja.


Dan meski diblokir dari perayapan, URL-URL tersebut memang bisa saja diindeks. Tapi tetap saja, itu bukan masalah.


Peringatan itu berkaitan dengan halaman /search diblokir oleh file robots.txt, yaitu pada kalimat:



Disallow: /search

Dan begitu diblokir dari perayapan, googlebot tidak akan bisa melihat tag meta "index"-nya. Tapi memang meski diblokir di robots.txt, URL tersebut bisa saja diindeks. Tapi tetap saja, hal ini bukan masalah yang perlu diperbaiki.


Yang penting adalah, abaikan saja.


Laporan di Search Console tersebut di atas hanya memberitahu URL-URL mana yang diblokir dari perayapan supaya pemilik situs bisa mengecek bahwa yang diblokir itu apa memang sengaja diblokir atau tidak.


Kalau ingin tahu perihal ini lebih lanjut, Anda bisa masuk ke laman ini: Index Coverage status Report.
Cara Menghilangkan dan Menghapus URL artikel, konten atau posting blog di SERPs Google SEO Friendly.

Nah, berhubung blog ini sedang mengalami perubahan secara total; baik dari sisi konten dan SEO Optimized, setidaknya ada 8 artikel di blog ini yang saya hapus.

Semua konten tersebut berkaitan dengan smartphone: iOS dan Android.

Mengapa? Karena saya punya proyek terbaru untuk masa depan, toh ngeblog adalah jangka panjang, kan? Nah, itu dia. Mau tidak mau, saya harus menghapusnya.

Artikel yang saya hapus itu tadi, sebelumnya sih sudah saya simpan di Notepad, akan saya Re-upload ke blog iPhone Native dan blog lainnya.

Baca Juga: Perbedaan Fetch as Googlebort dan Fetch and Render

Pertanyaannya adalah bagaimana cara menghilangkan konten di blog yang SEO Friendly itu?

Cara Menghapus Artikel di Blog 100% SEO Friendly


1. Login to Blogger
2. Cari konten, artikel atau postingan blog yang ingin di hapus
3. Salin URL-nya, simpan di Notepad

Contoh URL yang saya maksud adalah ini:

https://tipsseokiller.blogspot.co.id/2016/06/menghentikan-pemberitahuan-update-bbm.html

Yang kita butuhkan sebenarnya adalah URL dibagian akhirnya, yaitu di bawah ini:

2016/06/menghentikan-pemberitahuan-update-bbm.html

4. Hapus konten tersebut di Blogger (Blogspot) Anda

Sampai disini, Anda sudah melewati langkah pertama menghapus artikel di blog yang SEO Friendly.

Cara Menghapus Artikel di Blog 100% SEO Friendly

Selanjutnya adalah mengatur pengaturan atau Crawling Googlebot terhadap konten tersebut, harus kita hapus URL artikelnya.

  1. Login to Webmaster Google
  2. Pilih nama atau alamat blog yang berkaitan dengan URL posting yang di hapus tadi
  3. Masuk ke Indeks Google
  4. Tap pada sub-menu Hapus URL atau Remove URLs

Disini, yang perlu Anda lakukan adalah menginput URL postingan blog yang akhirnya saja, contohnya seperti URL di atas.

Mengapa harus di input? Itu satu-satunya cara agar artikel-artikel yang sudah di hapus, tidak terindeks lagi oleh Google, dalam artian, kita menghapus atau menghilangkan artikel di blog secara permanen.

Oh ya, sampai disini, perlu diketahui bahwa artikel-artikel tersebut MASIH ada kemungkinan terdeteksi sebagai Kesalahan Perayapan.

Baca Juga: Artikel di Edit, Apakah harus Fetch as Google ulang?

Kalau masalah Kesalahan Perayapan ini bisa diatasi dengan sangat gampang.

Tunggu saja. Ya, tunggu saja. Kita tidak tahu artikel ini akan terindeks sebagai Kesalahan Perayapan atau tidak, tergantung apakah ada Internal Link yang mengarah ke artikel tersebut atau tidak.

Kalau terdeteksi, pasti masuk ke pemberitahuan Kesalahan Perayapan.

Cara Mengatasi Kesalahan Perayapan di Google Webmaster Tools


Simple, sangat mudah. Masuk ke Webmaster Google, lalu klik Kesalahan Perayapan.

Tap atau klik URL yang Error tersebut, biasanya akan muncul notifikasi Internal Link artikel tersebut di arahkan dari mana.

Contohnya, artikel yang di hapus adalah artikel A. Lalu, ada artikel B, dimana di dalam artikel tersebut terdapat link (URL) yang mengarah ke artikel A, - padahal artikel A sudah di hapus.

Edit saja artikel B, hilangkan Internal Link yang mengarah ke artikel A, yang terdapat di dalam artikel B.

Nah, sudah selesai? Belum, selangkah lagi!

Claim Kesalahan Perayapan


1. Masih di Google Webmaster
2. Masuk lagi ke Kesalahan Perayapan
3. Tekan tombol Ditandai sebagai Telah Diperbaiki
4. Ok sudah selesai 100%

Kalau dibilang ribet sih, enggak juga ya. Toh, santai-santai saja. Saya saja santai. Nggak ribet pokoknya.

Intinya, jangan pernah ada URL dari artikel-artikel yang masuk ke Kesalahan Perayapan. Mengapa? Sebab, semakin banyak Kesalahan Perayapan yang ditemukan, kualitas ranking blog kita akan anjlok di SERPs.

Baca Juga: Kenapa Fast Loading itu Penting bagi Blog?

Blog SEOKLR ini tidak punya Kesalahan Perayapan URL di Webmaster Google, makanya kuat banget di SERPs.

Cara Menghapus Artikel di Blog 100% SEO Friendly

Gimana? Ada yang ingin berpendapat? Yuk, silahkan keluarin unek-unek pembaca di kolom komentar hehehe...